Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Kebakaran Pura Panti Pasek Gelgel, Enam Pelinggih Hangus
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebakaran melanda Pura Panti Pasek Gelgel yang berlokasi di Jalan Mahendrata, Gang Cermai, Desa Bitera, Kecamatan Gianyar, Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.17 WITA.
Peristiwa ini mengakibatkan enam pelinggih ludes terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas pemadam kebakaran dari AA Gede Agung (50), seorang pegawai negeri sipil, melalui sambungan telepon. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 4 Pos Induk Damkar Gianyar langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 10.17 WITA dan tiba sekitar pukul 10.23 WITA setelah menempuh jarak kurang lebih empat kilometer.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, menjelaskan api membakar area pura dengan luas sekitar 7 x 6 meter. Enam pelinggih milik Pemaksan Pasek Gelgel Bitera dilaporkan hangus terbakar dalam kejadian tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan armada untuk mencegah api meluas ke bangunan lainnya,” ujarnya.
Dalam upaya pemadaman, petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, yakni BW Gianyar Aman, BW 09, BW Gianyar Aman Ubud, serta BW 12 Sukawati. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Yudanegara menambahkan, metode pendinginan dilakukan secara menyeluruh mengingat sebagian besar struktur pelinggih terbuat dari bahan yang mudah terbakar. “Kami pastikan tidak ada titik api tersisa agar kebakaran tidak kembali menyala,” katanya.
Api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 11.40 WITA. Setelah proses pemadaman selesai, petugas bersama personel Polsek Gianyar melakukan pemeriksaan lanjutan di sekitar area pura guna memastikan kondisi benar-benar aman.
Sementara itu, Kasi Humas Polsek Gianyar, Suardita, menyampaikan bahwa hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari dupa yang dinyalakan saat kegiatan sembahyang Hari Purnama.
“Tim pemadam kebakaran dan personel kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, kondisi pura dilaporkan dalam keadaan sepi. Namun enam pelinggih yang ditaksir bernilai sekitar Rp 500 juta kini hanya tersisa puing-puing akibat amukan api.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5993 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2314 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan