Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Kelompok Peduli Lingkungan Miami Studi TOSS ke Klungkung
Minggu, 17 Februari 2019,
07:02 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Inovasi Pemkab Klungkung bidang pengelolaan sampah yakni Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dilirik pihak asing. Sebuah kelompok peduli lingkungan dari Miami, Amerika Serikat melakukan studi ke Kabupaten Klungkung, Sabtu (16/2/2019). Kunjungan mereka ini untuk mengetahui sistem dan metode pengelolaan sampah yang dilakukan di Kabupaten Klungkung.
[pilihan-redaksi]
Lauren, salah satu anggota kelompok menyatakan kunjungannya ke Kabupaten Klungkung ingin mengetahui sistem pengelolaan sampah di Klungkung seperti apa. Kelompoknya ini bergerak di bidang lingkungan khususnya menangani sistem pengelolaan persampahan organik maupun plastik. Dirinya bersama anggota yang lain sangat tertarik metode TOSS dan ingin mengetahui lebih jelas terkait pemanfaatan pellet hasil dari pengolahan sampah tersebut.
Lauren, salah satu anggota kelompok menyatakan kunjungannya ke Kabupaten Klungkung ingin mengetahui sistem pengelolaan sampah di Klungkung seperti apa. Kelompoknya ini bergerak di bidang lingkungan khususnya menangani sistem pengelolaan persampahan organik maupun plastik. Dirinya bersama anggota yang lain sangat tertarik metode TOSS dan ingin mengetahui lebih jelas terkait pemanfaatan pellet hasil dari pengolahan sampah tersebut.
“Kami sangat tertarik dengan metode ini,” ujar Lauren yang sering melakukan pelatihan tentang pengolahan sampah plastik di beberapa hotel di Bali.
Menurut Lauren, Klungkung merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki metode TOSS. Didampingi anggota kelompok lainnya, Jean, Lauren mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Klungkung telah melakukan langkah positif dalam pengelolaan sampah dan berharap inovasi ini bisa dikembangkan ke Kabupaten lainnya di Indonesia. “Apresiasi kami kepada Kabupaten Klungkung yang melakukan langkah positif dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, A.A Ngurah Kirana memaparkan metode pengelolaan sampah dengan sistem TOSS. Dihadapan kelompok peduli lingkungan ini, Kirana menjelaskan bagaimana proses pengolahan sampah dilakukan hingga menghasilkan pellet yang bisa digunakan sebagai bahan bakar kompor rumah tangga dan pembangkit listrik yang sudah terkoneksi dengan PLN.
[pilihan-redaksi2]
“Mereka melakukan studi, melihat metode ini seperti apa dan mereka sangat tertarik dengan sistem TOSS ini,” ujar Kirana usai mendampingi kelompok peduli lingkungan tersebut melakukan studi di TOSS IPLT Lepang.
“Mereka melakukan studi, melihat metode ini seperti apa dan mereka sangat tertarik dengan sistem TOSS ini,” ujar Kirana usai mendampingi kelompok peduli lingkungan tersebut melakukan studi di TOSS IPLT Lepang.
Pejabat asal Desa Paksebali ini menambahkan, selain dengan metode TOSS, Kabupaten Klungkung saat ini juga tengah menerapkan metode ‘Bang Daus’ atau Lubang Daur Ulang Sampah. Dengan metode ini bagaimana sampah dipilah dalam skala rumah tangga khususnya diperkotaan. Metode ini menurutnya sudah diterapkan di Kelurahan Semarapura Kaja, Kecamatan Klungkung. “Ya harapan kita semua Kelurahan bisa menerapkannya untuk menjaga dan menyelamatkan lingkungan dari ancaman bahaya sampah plastik,” pungkasnya. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026