Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Keluarga Awaludin Minta Pelaku Dihukum Mati
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kepergian Awaludin dengan cara yang begitu tragis, menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Keluarga korban meminta agar pelaku dikenakan hukuman mati.
Keluarga korban kepada AKP Wayan Sinaryasa, Kasat Reskrim Polres Jembrana meminta agar pelaku dihukum mati. "Hutang nyawa dibayar nyawa, dia sudah membunuh anak kami dengan keji," kata paman korban, Kamis (6/11).
Pihak keluarga minta agar jenazah korban bisa segera diserahkan kepada keluarganya agar bisa segera dimakamkan. "Kasihan anak saya. Keluarga kami sudah menunggu kedatangan jenazah anak saya," kata ibu korban yang didampingi suaminya H. Baijuri sambil terisak. Ibu korban juga meminta agar jenazah anaknya tidak usah diotopsi karena akan memperlambat proses penguburan anaknya. "Kami mohon agar bisa secepatnya dipulangkan," harapnya.
Sinaryasa dan KBO Reskrim, Iptu Eko Kurniawan berusaha menenangkan keluarga korban denga menjelaskan bahwa otopsi perlu dilakukan untuk memperkuat pembuktian karena ini menyangkut proses hukum. "Kami sudah berusaha agar proses otopsi bisa dipercepat dengan menghubungi dokternya. Kami berusaha agar hari ini bisa dilaksanakan sehingga bisa segera dikuburkan," kata Sinaryasa.
Mendengar penjelasan tersebut, pihak keluarga korban hanya bisa pasrah. "Kami bisa mengerti proses hukum yang harus dilakukan. Daripada nanti setelah dikubur harus digali lagi, kami akan menunggu," kata salah seorang keluarga korban.
Sementara itu, Eka Sabhara, ipar korban mengatakan selama ini korban adalah seorang yang pendiam bahkan dikenal selalu menghindar kepada wanita. "Dia kan sudah berumur tapi belum menikah sehingga pihak keluarga sudah berusaha menjodohkannya dengan seseorang namun belum berhasil. Mungkin karena belum berjodoh. Jadi kami tidak percaya kalau dia dibunuh hanya gara-gara masalah perselingkuhan," katanya. Dirinya berharap agar penegak hukum menangani kasus ini dengan serius.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5880 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2583 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2228 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan