Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Kembalikan Kualitas Panganan Khas Tanah Lot
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kualitas panganan khas Tanah Lot, Jajan Klepon mulai menurun. Ciri khas klepon Tanah Lot dengan teksturnya yang empuk kalau dilumat dan mudah untuk ditelan mulai hilang. Kini klepon Tanah Lot yang dijual agak kenyal, bahkan terasa sulit ditelah di tenggorokan. Parahnya, ketika ditelah terasa nyangkut di kerongkongan.
Dengan alasan di atas itulah, Festival Jajan Klepon di ajang Tanah Lot Art Festival kembali digelar tahun ini. Resep pemenang lomba festival jajan klepon akan kami pakai sebagai acuan bagi penjual klepon di Objek Wisata Tanah Lot, jelas I Made Sujana Ketua Tanah Lot Art Festival.
Ditegaskanya, hal ini patut dilakukan karena ia tidak ingin juara festival mandek sebatas saat festival berlangsung. Tapi ditidaklanjuti dengan mengunakan resep para pemenang bagi ibu-ibu penjual klepon di Tanah Lot.
Festival jajan klepon ini juga menjadi tolak ukur untuk tetap mempetahankan kualitas jajan klepon Tanah Lot, tegas Sujana.Jajan Klepon sendiri merupakan jajan trade mark objek wisata Tanah Lot. Karena ada ungkapan menyebutkan, Tanah Lot identik dengan jajan klepon.Kalau ke Tanah Lot pasti oleh-oleh jajanya klepon itu sudah menjadi ciri khas Tanah Lot. Kami berusaha mempetahankan ikon jajan khas Tanah Lot ini, bebernya.
Ia tidak mau nantinya Jajan Klepon Tanah Lot malah kalah kualitas dengan jajan klepon yang ada di luar Tabanan.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan