Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kerbau Cabup Bharata Lepas, Dua Orang Luka-Luka
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kejadian unik dan aneh terjadi pada karya Ngasti yang disponsori oleh Cabup Bharata di Puri Gianyar.
Seekor Kebo (Kerbau, red.) yang bakalan dipakai untuk ritual Mepada berontak dan terlepas hingga menyerang dua orang yang saat itu ikut dalam proses upacara. Kontan saja kejadian ini membuat warga setempat kebingungungan.
Kejadian aneh terjadi, sekitar pukul 9.15 Wita, seekor kerbau putih yang bakalan dipakai untuk ritual Mepada (Mengelilingi pelaksanaan upacara sebanyak 3 kali) di lapangan Astina, Gianyar tiba-tiba lepas. Dan seperti diketahui bahwa fungsi dari Kerbau putih ini sendiri secara niskala tak terlepaskan sebagai penghantar para roh-roh pitara (Leluhur, red.).
Bahkan, akibat dari lepasnya kerbau ini, dua orang krama yang kebetulan mengikuti prosesi upacara terluka dan langsung dilarikan ke RSUD Sanjiwani.
Sayang, saat dikonfirmasi ke RSUD Sanjiwani melalui ruang gawat darurat, staff disana mengatakan tak mengetahui identitas kedua korban."Maaf pak, nama korban tak ada di register kami," ungkapnya salah staf di rumah sakit.
Sementara itu, akibat lepasnya kerbau tersebut, tak hayal suasana upacara Mepada sempat tertunda sejenak, sambil menunggu pengganti kerbau yang baru. Sedangkan, kerbau yang terlepas diuber oleh jajaran Satpol PP Kabupaten Gianyar sampai ke Serongga Tengah, dan disana kerbau tersebut akhirnya ditangkap sekitar pukul 1.30 Wita.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2543 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1947 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun