Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kerbau Cabup Bharata Lepas, Dua Orang Luka-Luka
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kejadian unik dan aneh terjadi pada karya Ngasti yang disponsori oleh Cabup Bharata di Puri Gianyar.
Seekor Kebo (Kerbau, red.) yang bakalan dipakai untuk ritual Mepada berontak dan terlepas hingga menyerang dua orang yang saat itu ikut dalam proses upacara. Kontan saja kejadian ini membuat warga setempat kebingungungan.
Kejadian aneh terjadi, sekitar pukul 9.15 Wita, seekor kerbau putih yang bakalan dipakai untuk ritual Mepada (Mengelilingi pelaksanaan upacara sebanyak 3 kali) di lapangan Astina, Gianyar tiba-tiba lepas. Dan seperti diketahui bahwa fungsi dari Kerbau putih ini sendiri secara niskala tak terlepaskan sebagai penghantar para roh-roh pitara (Leluhur, red.).
Bahkan, akibat dari lepasnya kerbau ini, dua orang krama yang kebetulan mengikuti prosesi upacara terluka dan langsung dilarikan ke RSUD Sanjiwani.
Sayang, saat dikonfirmasi ke RSUD Sanjiwani melalui ruang gawat darurat, staff disana mengatakan tak mengetahui identitas kedua korban."Maaf pak, nama korban tak ada di register kami," ungkapnya salah staf di rumah sakit.
Sementara itu, akibat lepasnya kerbau tersebut, tak hayal suasana upacara Mepada sempat tertunda sejenak, sambil menunggu pengganti kerbau yang baru. Sedangkan, kerbau yang terlepas diuber oleh jajaran Satpol PP Kabupaten Gianyar sampai ke Serongga Tengah, dan disana kerbau tersebut akhirnya ditangkap sekitar pukul 1.30 Wita.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5899 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4627 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan