Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Kereta Semi Cepat Jkt-Sby, Ini Harga Tiketnya
Sabtu, 24 Desember 2016,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Untuk proyek kereta semi cepat rute Jakarta-Surabaya (Jkt-Sby), diperkirakan menyedot dana sebesar Rp80 triliun.
Demikian disampaikan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/12). Kata Luhut, nilai investasi itu didapat dari kajian awal (pre-eliminary study) yang dilakukan Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
BACA JUGA:
Kata Luhut, kereta api berkecepatan 160 km/jam ini, menggunakan tenaga listrik. Diperhitungkan, perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya ditempuh dalam waktu lima jam.
Penggunaan sistem tenaga listrik dinilai Luhut sebagai peningkatan teknologi, sebab saat ini kereta jarak jauh masih menggunakan mesin diesel.
"Untuk biaya, terus terang kami ingin ikut DED (detail engineering design). Karena angka yang dikeluarkan pemerintah Jepang kira-kira Rp102 triliun. Kami lihat angka itu mungkin bisa berkisar kurang dari Rp80 triliun. Tapi tetap nilai (investasinya) memang sangat besar," kata mantan Kepala Staf Kepresidenan ini.
Ya, nilai investasinya memang besar, Luhut menuturkan, pemerintah memutuskan untuk menerapkan skema pendanaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).
Kata Luhut, skema tersebut diusulkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro karena berdasarkan UU Perekeretaapian, jalur kereta merupakan aset negara yang harus dikelola pemerintah.
Proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya akan tetap menggunakan jalur yang sudah ada dengan melakukan revitalisasi.
Proyek tersebut telah lama dicanangkan dan sejak awal sudah ditawarkan kepada Jepang. Kendati demikian, jika ada penawaran yang lebih baik, pemerintah akan mempertimbangkan.
"Tapi tentu mereka (red: Jepang) punya hak karena terlibat dalam uji kelayakan. Kami mencari yang termurah, terbaik, tercepat. Tapi tentu ada keseimbangan. Kira-kira yang jelas dont put all your eggs in one basket," jelasnya.
BACA JUGA:
Ada pun mengenai perkiraan harga tiket kereta semicepat Jakarta-Surabaya, Luhut memperkirakan harganya akan berkisar Rp500.000-Rp600.000.
"Harga tiketnya Rp500.000 - Rp600.000, tapi tergantung, masih kami lihat," ujarnya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026