Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Kirim 63.000 Ton Biji-bijian, Dua Kapal Berangkat dari Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua kapal pengangkut gandum dan jagung telah berangkat dari pelabuhan Ukraina pada Jumat (12/8/2022), di bawah kesepakatan untuk membuka blokade ekspor gandum Ukraina. Hal itu dikatakan oleh Kementerian Pertahanan Nasional Turki.
Meninggalkan pelabuhan Chornomorsk, kapal Sormovsky berbendera Belize membawa 3.050 ton gandum berangkat menuju Tekirdag, barat laut Turki.
Kapal lain, Star Laura berbendera Kepulauan Marshal yang mengangkut 60.000 ton jagung berangkat ke Iran dari pelabuhan Yuzhny.
Rusia dan Ukraina yang ditengahi Turki dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menandatangani kesepakatan di Istanbul pada 22 Juli 2022 lalu. Kesepakatan itu untuk membuka kembali tiga pelabuhan Ukraina di Laut Hitam guna melanjutkan ekspor gandum yang sempat macet akibat perang Ukraina-Rusia.
Pusat Koordinasi Gabungan di Istanbul resmi beroperasi pada 27 Juli 2022 untuk mengawasi proses tersebut.
Pusat koordinasi itu dijalankan oleh perwakilan dari tiga negara dan PBB untuk memungkinkan pengangkutan bahan makanan dan pupuk komersial dengan menggunakan kapal dagang.
Kapal pertama telah berangkat dari Pelabuhan Odesa di Ukraina menuju Tripoli di Libanon pada 1 Agustus lalu. Kapal tersebut membawa 26.527 ton jagung. [ANTARA]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2314 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1941 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun