Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Kominfo: Proses Pembangunan Satelit Satria-1 Mencapai 70 Persen
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan, saat ini proses pembangunan Satelit Republik Indonesia generasi pertama atau Satelit Satria-1 telah mencapai 70 persen.
Hal ini ia sampaikan sebagai hasil kunjungan kerja Menteri Kominfo Johnny G. Plate ke luar negeri, di mana salah satunya adalah ke Prancis pada 2-6 Maret 2022 kemarin.
"Saat ini progress Satelit Satria-1 telah mencapai 70 persen, ini sangat penting," kata Dedy dalam konferensi pers virtual, Jumat (11/3/2022).
Ia mengharapkan Satria-1 dapat diluncurkan ke orbit sesuai jadwal yang sudah disepakati sebelumnya, yaitu pada bulan Juni tahun 2023 mendatang.
"Dan diharapkan Satria-1 mulai beroperasi secara komersial pada kuartal empat 2023," sambung dia.
Satelit Satria-1 sendiri memiliki kapasitas transmisi 150Gbps dan sudah dikerjakan sejak 3 September 2020. Satelit Satria-1 dimaksudkan untuk menyediakan internet di 150.000 titik layanan publik, terbanyak untuk sekolah dan pesantren (93.900 titik) untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan ujian berbasis komputer.
Satelit itu juga akan memberikan akses internet untuk puskesmas dan rumah sakit di 3.700 titik dan 3.900 titik layanan keamanan masyarakat di wilayah 3T.
Satelit Satria-1 diproduksi oleh perusahaan Thales Alenia Space yang berlokasi di Prancis. Nantinya satelit itu akan diluncurkan dengan roket milik SpaceX milik Elon Musk.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2550 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1809 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1234 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun