Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Korban AirAsia QZ8501 Ditemukan, Nelayan di Mamuju Merugi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Nelayan di Desa Sumare Kecamatan Simboro, Kepulauan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, rugi akibat peristiwa ditemukannya korban pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Majene.
"Kami merugi dalam jumlah yang tidak sedikit karena ditemukannya korban jenazah AirAsia disekitar perairan Majene Provinsi Sulbar," kata Syarif salah seorang nelayan di Desa Sumare Kabupaten Mamuju, Senin (2/2/2015).
Ia mengatakan, pada hari biasanya setiap nelayan mampu menjual ikannya kepada para pengecer ikan yang memasarkan ikan keseluruh wilayah Kota Mamuju, hingga nelayan meraih keuntungan Rp500 ribu per hari.
"Dalam sehari kami biasanya untung Rp500 ribu karena para pengecer ikan bersepeda motor yang disebut warga setempat Pa'gandeng membeli ikan nelayan, namun kini pa'gandeng berhenti menjual ikan kaena takut dagangannya tidak laku," katanya.
Menurut dia, pa'gandeng yang biasanya datang dengan jumlah sekitar 300 orang perhari, kini tidak datang lagi membeli ikan nelayan Desa Sumare yang jumlahnya mencapai ribuan ton.
"Bisa dibayangkan kerugian nelayan di Desa Sumare mencapai ratusan juta rupiah karena peristiwa ditemukannya jenazah Air Asia di perairan Majene," katanya. Ia mengatakan, masyarakat enggan mengkomsumsi ikan air laut karena takut ikan telah memakan jenazah korban Air Asia.
"Masyarakat mengkomsumsi ikan bandeng atau ikan air payau selain telur dan mie instan di Mamuju, makanya nelayan tangkap yang selama ini menangkap ikan diperairan sulawesi merugi, karena masyarakat di Kota Mamuju enggan mengkomsumsi ikan laut," katanya. Ia berharap pemerintah memperhatikan nelayan yang merugi akibat peristiwa bencana Air Asia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan