Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Korban Tewas Demo Ricuh Peru Jadi 18 Orang, Jam Malam Diberlakukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban bentrokan antara aparat dan demonstran di Kota Juliaca, Peru pada Senin (9/1) bertambah menjadi 18 orang. Pemerintah Peru pun memberlakukan jam malam di wilayah Puno selatan usai demo rusuh tersebut.
Perdana Menteri Alberto Otarola mengatakan jam malam akan berlangsung tiga hari.
"Mulai pukul 20.00 hingga 04.00," ujarnya seperti dikutip AFP, Rabu (11/1).
Total 40 orang tewas dalam demonstrasi penggulingan mantan presiden Pedro Castillo yang terjadi beberapa bulan belakangan.
"Yang terjadi di Peru adalah orang saling bunuh. Saya meminta semuanya tenang," ujar Wali Kota Juliaca, Oscar Caceres, seperti dikutip AFP.
Peru memang sudah terjerumus dalam konflik politik berkepanjangan dalam beberapa bulan terakhir. Belakangan, para demonstran meminta Presiden Dina Boluarte mundur.
Boluarte sendiri baru dilantik untuk menggantikan Pedro Castillo yang dimakzulkan pada 7 Desember lalu. Ia dilengserkan ketika berupaya membubarkan parlemen dan memerintah berdasarkan dekrit.
Aparat langsung menahan Castillo ketika sang mantan presiden dalam perjalanan menuju kedutaan besar Meksiko untuk mencari suaka.
Sepeninggal Castillo, Peru masih terus membara. Warga menuntut Boluarte mundur dan menggelar pemilu lebih cepat.
Awalnya, Peru seharusnya menggelar pemilu pada 2026. Guna meredam amarah demonstran, Boluarte sempat mengajukan percepatan pemilu menjadi 2024.
Meski demikian, para pengunjuk rasa mendesak pemilu digelar sesegera mungkin. Boluarte pun kembali mengajukan usulan untuk mempercepat pemilu menjadi Desember 2023.
Tak puas, warga tetap turun ke jalan, menuntut pemilu lebih cepat agar mereka dapat memilih pemimpin yang benar-benar diinginkan rakyat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan