Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Kresna Budi Desak Normalisasi Sungai Usai Banjir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bencana banjir yang melanda Denpasar dan Badung hingga menelan belasan korban jiwa mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Bali, Ida Gede Kresna Budi.
Politisi Partai Golkar itu menilai kejadian ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk segera memperbaiki tata ruang sekaligus melakukan normalisasi sungai.
"Pembangunan yang dilakukan tidak ada artinya bila menimbulkan bencana. Aliran sungai harus diperbaiki. Jalan air jangan dibendung. Untuk itu normalisasi sungai perlu dilakukan," ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
Menurutnya, bangunan yang berdiri di sempadan sungai wajib ditertibkan karena kawasan itu adalah jalur alami air. Jika dibiarkan, potensi banjir dan longsor semakin besar.
"BPN harus berbenah, jangan sekedar ngukur. Lahan-lahan yang seharusnya menjadi saluran air, justru diambil menjadi hak milik, sehingga berdiri lah bangunan-bangunan itu di sempadan sungai," tegasnya.
Kresna Budi juga menyinggung soal pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah sebesar 24 persen. Menurutnya, kondisi itu turut memengaruhi lambannya penanganan banjir di Bali.
"Bali ini kan menjadi salah satu penghasil devisa. Bila ada musibah seperti ini, perlu memanfaatkan anggaran. Mudah-mudahan ada perhatian dari pusat," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan