Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Kualitas Produk UMKM Tetap Diperhatikan Agar Bisa Terserap Pasar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Agar produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mampu terserap dengan baik dan maksimal terutama ke sektor perhotelan, maka kualitas produk sangat penting diperhatikan.
Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) RI Agus Suparmanto, Kamis, (26/11) malam di Nusa Dua, Badung.
"Jangan sampai produk dihasilkan nantinya tidak mampu diserap pasar dikarenakan hanya terkendala dalam kualitas produk. Ini juga telah kita galakkan bagaimana cara mendesain produk, agar nantinya mampu terserap pasar," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk meningkatkan kualitas produk penting juga dilakukan sehingga produk yang dihasilkan para UMKM akan mampu diserap pihak perhotelan secara maksimal.
"Di sektor perhotelan juga akan mampu menyerap produk-produk dihasilkan para UMKM tersebut. Sehingga bisa dimanfaatkan dengan lebih baik lagi," sebutnya.
Dalam upaya mendorong itu semua, lanjutnya, permodalan juga tetap diperhatikan dimana hal ini juga telah didukung oleh salah satu Bank milik pemerintah.
"Para UMKM dibantu dengan permodalan salah satunya dari Bank Pemerintah," ucapnya.
Dirinya berharap suplai barang aksesoris untuk perhotelan akan mampu terserap dengan lebih maksimal lagi kedepan di Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2313 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun