Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Lagi, Sampah Menumpuk di Tukad Pekaseh Sesetan
Sesetan
Kamis, 3 Juli 2008,
14:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sampah kembali menumpuk di sungai, tepatnya Tukad atau Sungai Pekaseh Sesetan, Denpasar. Padahal Dinas PU baru sebulan lalu membersihkan sampah di sungai tersebut.
“Baru sebulan lalu saya angkut sampah di sini, sekarang sampah sudah menumpuk lagi,“ ungkap Kasubdin Pengairan Dinas PU Kota Denpasar, Made Sutama.
Untuk membersihkan tumpukan sampah di sungai ini, pihaknya mengaku sudah mengerahkan 24 tenaga, mulai kerja dari jam 8.00 Wita sampai 15.00 Wita.
“Sampah begitu banyak sehingga kami kerja keras hingga sore hari. Jika dihitung, sekitar 4 truk sampah yang sudah terangkut,“ ujar Sutama dengan nada kesal.
Sutama yang masih menjabat Bendesa Adat Renon ini mohon kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Tukad Pekaseh untuk selalu menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.
“Hal ini sangat berbahaya, bila musim hujan tentu akan terjadi banjir,†ujarnya.
Dengan bekerja sama dengan Kelurahan, Sutama mengaku sudah sering mensosialisasikan kepada warga untuk menjaga sungai, namun masih saja warga yang kurang peduli.
“Menurut informasi, ada warga setempat yang sengaja membuang sampah menggunakan sepeda motor,“ papar Sutama.
Disamping membersihkan sampah di Tukad Pekaseh, pihaknya juga membersihkan sampah di Sungai dekat makro, Saluran irigasi Subak Buaji jalan Sedap Malam dan Tukad Genjung.
â€Merubah perilaku masyarakat perlu waktu, tapi ke depan sangsi tegas bagi yang melanggar perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera,†tegasnya. (ctg/*)
“Baru sebulan lalu saya angkut sampah di sini, sekarang sampah sudah menumpuk lagi,“ ungkap Kasubdin Pengairan Dinas PU Kota Denpasar, Made Sutama.
Untuk membersihkan tumpukan sampah di sungai ini, pihaknya mengaku sudah mengerahkan 24 tenaga, mulai kerja dari jam 8.00 Wita sampai 15.00 Wita.
“Sampah begitu banyak sehingga kami kerja keras hingga sore hari. Jika dihitung, sekitar 4 truk sampah yang sudah terangkut,“ ujar Sutama dengan nada kesal.
Sutama yang masih menjabat Bendesa Adat Renon ini mohon kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Tukad Pekaseh untuk selalu menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.
“Hal ini sangat berbahaya, bila musim hujan tentu akan terjadi banjir,†ujarnya.
Dengan bekerja sama dengan Kelurahan, Sutama mengaku sudah sering mensosialisasikan kepada warga untuk menjaga sungai, namun masih saja warga yang kurang peduli.
“Menurut informasi, ada warga setempat yang sengaja membuang sampah menggunakan sepeda motor,“ papar Sutama.
Disamping membersihkan sampah di Tukad Pekaseh, pihaknya juga membersihkan sampah di Sungai dekat makro, Saluran irigasi Subak Buaji jalan Sedap Malam dan Tukad Genjung.
â€Merubah perilaku masyarakat perlu waktu, tapi ke depan sangsi tegas bagi yang melanggar perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera,†tegasnya. (ctg/*)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026