Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Lagu Tulus 'Hati-hati di Jalan' Viral di Twitter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tulus baru saja merilis album baru bertajuk "Manusia". Seluruh lagu dalam album tersebut langsung menduduki chart musik di Spotify.
Salah satunya lagu "Hati-hati di Jalan" yang langsung menduduki nomor satu di Spotify. Lagu tersebut menceritakan tentang seseorang yang ikhlas karena tak berjodoh dengan kekasihnya.
Lirik lagu "Hati-hati di Jalan" memang begitu sederhana namun mampu membuat pendengarnya merasa baper. Hal itu membuat lagu "Hati-hati di Jalan" ramai dibahas di Twitter oleh warganet.
Cuitan-cuitan lucu yang ditujukan kepada Tulus sebagai penyanyi dan pencipta lagu tersebut sukses mencuri perhatian.
Warganet merasa heran karena Tulus begitu memahami fenomena anak muda di Indonesia dengan menuliskan sebuah lagu yang mampu membangkitkan rasa galau.
"Tulus yang buat lagu,yang ngerasa relate dan galau se-Indonesia," cuit netizen.
"Lagunya Tulus memang gak pernah gagal tapi orang tulus selalu gagal," tulis yang lain.
"Sekuat tenaga berusaha untuk move on, eh dihancurin sama lagu ‘Hati-hati di Jalan’ nya Mas Tulus. dahlah," cuit akun lain.
"Cuma tulus yang bisa buat gue jadi sok galau padahal gak kenapa napa," cuit netizen lagi. "Lagu Tulus selalu mewakili hati kita semua kaum bucin yang selalu disia-siakan," tulis lainnya.
Lagu-lagu yang dirilis Tulus memang tak pernah gagal membuat baper para pendengarnya. Tak heran jika albumnya selalu laris manis di pasaran.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2550 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1809 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1234 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun