Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Latihan Timnas Indonesia U-23 Di Bali Alami Kendala
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Timnas Indonesia U-23 kembali memulai berlatih dalam training camp (TC) di Stadion Gelora Samudra, Bali, Senin (7/2/2022) sore waktu setempat. Latihan dilakukan setelah tim Merah Putih libur dua hari karena pemberian vaksin booster pada 5 Februari lalu.
Shin Tae-yong mengatakan persiapan Timnas Indonesia U-23 berjalan cukup baik meski ada beberapa kendala. Pasalnya, para pemain Timnas Indonesia U-23 belum lengkap. Ada beberapa pemain belum bergabung lantaran memperkuat timnya masing-masing di BRI Liga 1 2021/2022. Oleh sebab itu latihan belum maksimal.
"Latihan hari ini, kan banyak pemain yang baru gabung karena habis pertandingan kemarin Liga 1. Jadi sebagian conditioning training dan sebagian latihan dasar saja seperti passing," kata Shin Tae-yong dalam rilis PSSI.
"Jujur belum tahu (soal kondisi pemain bagaimana), sebagian baru gabung jadi belum lengkap, baru pulang dari klub. Jadi latihan pemulihan saja, jujur belum tahu kondisi pemain," tambahnya.
Adapun TC digelar sebagai persiapan menghadapi Piala AFF U-23 2022 di Kamboja pada 14-26 Februari mendatang. Dalam kejuaraan tersebut Garuda Muda berada di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, dab Laos. (Sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4721 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2170 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1789 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun