Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Lato-Lato Alihkan Anak-anak dari Game HP, Bisa Interaksi dengan Teman
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Permainan anak-anak hingga dewasa yang lagi viral lato-lato merambah di Jembrana. Permainan Lato-Lato yang di kenal sejak tahun 60'an, kini dimainkan kembali.
Bahkan diadakan lomba yang diikuti hampir sebagian besar anak-anak sekolah dasar yang memainkan berbagai jenis teknik. Intinya kegiatan ini untuk mengisi liburan sekolah. Adapun jenis teknik bermainnya dimualai dari variasi ketukan pramuka, gaya dari duduk, jongkok, dan angkat kaki satu.
Ketua Panitia Lomba lato-lato, Yuliana mengatakan jumlah peserta sebanyak 42 anak terdiri dari usia 7 tahun hingga 12 tahun. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp.2.000, peserta mendapatkan es krim gratis. Selain mengalihkan perhatian pada permainan game di gadget, kegiatan ini juga untuk mengisi liburan sekolah. Hadiah total yang diperebutkan Rp.400.000 ini memotivasi anak-anak untuk kreatif dalam bermain berbagai variasi Lato-Lato.
"Saya tidak suka anak-anak saat bermain game HP, lupa belajar, lupa makan dan merusak konsetrasinya. Tapi dengan bermain Lato-Lato anak-anak justru lebih banyak teman yang bermain bersama. Selain hiburan juga intinya berbagi dengan anak-anak, selain uang juga hadiah hiburan salah satunya Lato-Lato," tuturnya.
Sementara Kaling Loloan Timur Muztahidin mengatakan, kegiatan ini sebagai hiburan selama liburan sekolah. Selain melupakan juga game online yang biasanya mereka mainkan, dampak positifnya adanya interaksi antar sesama rekan seusianya.
Baca juga:
Tren Kembalinya Permainan Lato-lato di Kalangan Anak-anak hingga Dewasa
"Permainan Lato-Lato juga akan berlanjut dalam bentuk lomba dengan teknik variasi yang lebih bagus lagi. Baik jenis kompetisi yang akan diselenggarakan nantinya. Kita sebagai kepala lingkungan asal positif dan ada nilai interaksi baik tentu kita akan support," jelasnya.
Rifki peserta lomba juga mengaku baru 3 bulan bermain Lato-Lato dan tahu permainan ini dari teman sekolahnya. Saat ini ia sudah bisa bermain berbagai jenis seperti gaya tepuk pramuka, gaya Tornado, dan juga solah-solah kayak yang viral di sosmed.
"Lebih seru bermain Lato-Lato daripada bermain game online. Dan sangat menghibur bersama teman-teman seusianya," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan