Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Lebanon Serukan Boikot Film "Wonder Woman"
Kamis, 1 Juni 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Beirut. Warga Lebanon menuntut agar Film "Wonder Woman" dilarang diputar di Lebanon, karena pemeran utamanya, Gal Gadot adalah perempuan Israel.
Kantor berita Associated Press mengabarkan Selasa (30/5/2017) seorang perwira keamanan Lebanon mengaku belum menerima tuntutan pelarangan itu. Pejabat tinggi itu menjelaskan, larangan tayang sebuah film perlu persetujuan komisi Departemen Ekonomi Lebanon, dan proses itu pun belum berlangsung. Padahal hari pemutaran perdana berlangsung esok hari dan sejumlah poster dan iklan digital film 'Wonder Woman' telah beredar di seluruh Kota Lebanon.
[pilihan-redaksi]
Sebuah kelompok bernama 'Pendukung Kampanye Pemboikotan Lebanon dan Israel' menyerukan upaya menentang pemutaran film yang bercerita tentang kehebatan seorang pahlawan perempuan AS. Di laman Facebooknya, mereka mengungkapkan bahwa Gal Gadot, pemeran utama film itu adalah anggota tentara Israel yang mendukung kebijaksanaan pendudukan wilayah Palestina.
"Kami menunggu tindakan pemerintah, walaupun waktunya tinggal satu jam sebelum film diputar," ujar Samah Idriss, seorang anggota kelompok itu.
Meski Lebanon bersikap terbuka dengan kebebasan berpendapat, tapi tindakan sensor tetap diberlakukan secara ketat. Awal tahun lalu, Lebanon menerapkan sensor ketat terhadap film 'Mawlana' produksi Mesir yang bercerita tentang kehidupan seorang ulama. Tahun 2009, komedian Prancis Gad Elmaleh berdarah Yahudi, membatalkan niatnya ikut beberapa festival di Lebanon, karena mendapat ancaman dari kelompok Hezbollah.
Besar kemungkinan 'Wonder Woman' yang bercerita tentang perempuan sakti mandraguna itu, tetap diputar di Beirut. Dan keesokan harinya, sejumlah teater di Uni Emirat Arab, Qatar dan Kuwait serta Bahrain, akan memutar film yang dibintangi Gal Gadot.
"Film tentang superhero itu bagian dari kebudayaan pop sejak 70 tahun lalu. Lagipula Gal Gadot tak terlihat menggambarkan atau mendukung Israel dalam film itu," kata Elie Fares, seorang blogger kondang Lebanon. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5993 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2314 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026