Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Ledakan di Pangkalan Udara Crimea, Satu Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak satu orang tewas karena ledakan di pangkalan udara Crimea meledak pada Selasa (9/8). Crimea merupakan wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia pada 2014.
Baca juga:
3 Perbedaan Korea Utara dan Korea Selatan
Kementerian Kesehatan Crimea mengatakan satu orang terbunuh dan delapan lainnya terluka akibat ledakan tersebut. Beberapa sanksi mata menuturkan mereka mendengar setidaknya 12 ledakan pada pukul 15.20 waktu setempat di Pangkalan Udara Saky, yang berada dekat Novofedorivka.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan ledakan ini terjadi karena sejumlah amunisi penerbangan yang disimpan. Badan itu juga menuturkan tidak ada serangan dan tak ada peralatan penerbangan yang rusak.
Tak hanya itu, Kemhan Rusia sempat menyatakan tidak ada orang yang terluka imbas ledakan ini. Di sisi lain, pihak Ukraina membantah mereka bertanggung jawab atas ledakan ini.
"Tentu saja tidak. Apa keterlibatan kami atas ini?" kata penasihat kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak, saat diwawancara stasiun televisi Dozhd.
Rusia dan Ukraina tengah dilanda perang sejak Februari lalu. Kedua kubu seringkali menuduh satu sama lain bertanggung jawab atas sejumlah serang dan kematian yang terjadi kala perang.
Perang ini dimulai kala Presiden Rusia Vladimir Putin memutuskan untuk menginvasi Ukraina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2092 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1932 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1427 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1313 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah