Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Ledakan Guncang Ibu Kota Afghanistan, 80 Tewas
Minggu, 24 Juli 2016,
06:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Kabul. Sedikitnya 80 orang tewas setelah sebuah ledakan mematikan terjadi pada Sabtu (23/7/2016) di ibu kota negara Afghanistan, Kabul, saat unjuk rasa damai berlangsung. Sebelumnya, korban bom bunuh diri yang meledak di tengah-tengah unjuk rasa kelompok minoritas Hazara itu diketahui berjumlah 61 orang tewas dan 207 lainnya luka-luka.
Sebuah pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan sebanyak 80 orang tewas dan 231 luka-luka. Rumah sakit-rumah sakit setempat berusaha memberikan pertolongan bagi para korban yang dilarikan ke rumah sakit.
Ledakan itu terjadi pada tengah hari saat ribuan orang sedang berunjuk rasa menentang perubahan jalur listrik utama.
Insiden itu juga menghancurkan jendela gedung-gedung dan rumah-rumah di sekitarnya. Lapangan Dehmazang dijadikan para demonstran sebagai pusat kegiatan setelah mereka dilarang pasukan keamanan melakukan aksi jalan kaki menunju Pasthonistan Watt.
Pasthonistan Watt adalah persimpangan di Kabul tengah, yang berlokasi tak jauh dari Istana Kepresidenan.
Demonstrasi kelompok "Gerakan Pencerahan", sebagian besar dari kalangan minoritas Hazaras, mulai dilangsungkan pada Sabtu pagi.
Para pemimpin protes sedang berupaya membangun tenda-tenda serta mempersiapkan para pengunjuk rasa untuk bermalam di lapangan itu sebelum ledakan terjadi.
Hingga kini, penyebab terjadinya ledakan masih belum diketahui. Namun, sumber tidak resmi mengatakan ledakan tersebut berasal dari pengebom bunuh diri.
Sementara itu, laporan-laporan media mengatakan kelompok militan ISIS telah menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok gerilyawan Taliban membantah terlibat dalam serangan.
Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani, dan Kepala Eksekutif, Abdullah Abdullah, mengutuk keras serangan.
Mereka memerintahkan pihak berwenang untuk memberikan bantuan medis terbaik kepada para korban insiden maut itu.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026