Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Longsor, Desa Belandingan Susah Dijangkau
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pasca diterjang bencana tanah longsor, Desa Belandingan yang ada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali menjadi terisolir. Bencana tanah longsor akibat hujan deras dan angin kencang membuat akses jalan menuju Desa Belandingan menjadi tertutup. Satu-satunya jalan menuju Desa Belandingan tertutup longsoran tanah di beberapa lokasi.
Desa yang terletak di pelosok Kabupaten Bangli ini menjadi terisolasi dari dunia luar. Alat berat dan mobil Basarnas yang bertugas mencari korban tewas tidak bisa masuk ke lokasi bencana. Akibat kondisi ini, upaya pencarian para korban tewas menjadi sulit Dilakukan. Petugas kepolisian dan TNI dibantu warga setempat mencari korban yang tewas tertimbun dengan menggunakan alat seadanya.
Hingga berita ini dibuat baru 4 korban tewas yang berhasil ditemukan tim pencari dan warga. Sementara dua korban lainnya masih terus dicari warga dengan menyusuri lokasi-lokasi yang tertimbun tanah longsor. “Empat orang korban ditemukan di dua TKP yang berbeda. 1 korban tewas berumur 5 tahun di Desa Pinggan. Sedangkan tiga orang korban lainnya ditemukan di Desa Belandingan," jelas Kasat Sabhara Polres Bangli, AKP Ketut Widia, hari ini, di Desa Belandingan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2556 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2017 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun