Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 15 September 2026
Longsor di Bedugul, 2.000 Pelanggan PDAM Terganggu
Sabtu, 24 Desember 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Banjir bandang dan tanah longsor di Desa Candikuning, Bedugul, Kecamatan Baturiti, Tabanan tidak saja mengakibatkan korban material. Akses pelayanan air bersih dari PDAM kepada masyarakat juga terganggu. Sebanyak kurang lebih 2 ribu pelanggan PDAM Tabanan merasakan akibatnya.
Pelanggan yang paling merasakan akibat bencana di Bedugul adalah pelanggan di desa Beraban, Padak Gede, Pandak Bandung, Kecamatan Kediri. Air yang diambil untuk pelanggan di tiga desa ini sangat keruh becampur lumpur.
“Air dari sungai Yeh Ayung yang menjadi sumber air bagi tiga desa yakni Pandak Gede, Pandak Bandung dan Beraban, kondisinya keruh bercampur lumpur. Jadi tidak bisa diolah dan dialirkan,” jelas Direktur PDAM Tabanan IB Oka Sedana.
Kondisi tersebut membuat aliran air pdam di tiga desa tersebut mati yang sudah terjadi pasca bencana alam di kawasan bedugul sejak Rabu malam (21/12).
“Sore nanti kami pastikan kondisi air sudah normal karena memang membutuhkan waktu yang lama distribusi air dari sumber kepada pelanggan,” terangnya.
Guna mengantisipasi belum normalnya distribusi air, terutama bagi masyarakat yang melangsungkan kegiatan keagamaan pihaknya membantu dengan tangki air dengan kapasitas 6000 liter.
"Sementata kita gunakan bantuan air tangki dan sudah berlaku di Desa Pandak Gede warga yang ada upacara keagamaan. Sementara warga yang tidak urgent kita sarankanlah menuju sumber mata air terdekat," tambah Oka Sedana.
Tak hanya pelanggan yang di bagian timur saja kena imbas airnya mati, pelanggan yang ada di Desa Parerean Kecamatan Baturiti Tabanan pun kena dampak. Sekitar 400 pelanggan sejak dua hari lalu airnya mati total.
"Gangguannya memang daerah yang sumbernya dari sungai Ayung yang sebelumnya sangat keruh, bahkan sudah banyak lumpur. Namun sore nanti akan sudah normal kembali," tandasnya.[nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5111 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3426 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2174 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 885 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026