Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Luh Karmila, Perbekel Desa Takmung Dilantik di “Tempat Sampah”
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Ada yang unik dalam pelantikan penjabat Perbekel Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan Klungkung sengaja dilantik di lokasi pengolahan sampah, Bank Sampah Takmung Asri, di desa setempat.
[pilihan-redaksi]
Hal ini ternyata dimaksudkan untuk bisa lebih peduli dan bisa bekerja dengan baik utamanya pengelolaan sampah di masyarakat.
“Untuk tempat pelantikan perbekel sengaja kami laksanakan di Bank sampah agar pejabat bisa lebih dekat dengan yang namanya sampah yang saat ini menjadi prioritas pemerintah daerah dalam penangananya,” kata Camat Banjarangkan, Anak Agung Putra Mahajaya, Rabu (15/7/2020).
Dan pelantikan juga dilakukan secara terbuka namun dihadiri oleh orang yang dipentingkan saja untuk menjaga protokol kesehatan. Anak Agung Putra Mahajaya juga mengatakan, walaupun hanya penjabat Perbekel, diharapkan pimpinan di desa yang baru ini nantinya juga mampu menciptakan inovasi.
Setidaknya, kata dia, bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah sebelum dibuang dan tidak membuang sampahnya sembarangan. Terlebih di Takmung sendiri sudah ada bank sampah dan sejak lima tahun sudah mampu menampung sampah masyarakat serta bisa menghasilkan uang.
Pelantikan PJ Perbekel Takmung ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan perbekel karena desa Takmung ikut dalam pelaksanaan pilkel serentak yang direncanakan akan dilakukan pemilihan bulan Agustus dan pelantikan bulan Oktober.
Sementara, Pj Perbekel Luh Karmila Susilawati, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Banjarangkan, mengaku sudah mengenal Desa Takmung yang terdiri dari 9 banjar.
“Sebelumnya saya sering melaksanakan kegiatan sosialisasi di Desa Takmung khususnya bidang perekonomian dan pembangunan untuk memajukan perekonomian masyarakat di Desa, utamanya pengelolaan sampahnya yang saat ini sudah menjadi salah satu penghasilan baik masyarakat yang menjadi pegawainya maupun masyarakat umum didesa ini yang menabung sampahnya,” kata Karmila usai pelantikan.
Dia juga mengaku akan mendorong dan mengajak desa-desa lainnya di Klungkung dan Banjarangkan khususnya untuk melakukan studi banding ke Bank sampah di desa yang saat ini dipimpinnya agar bisa menjadi inspirasi sampah bisa menjadi sumber penghasilan.
“Saya akan mengajak masyarakat intinya bagaimana pemilahan sampah dengan baik, misalnya kalo sampah organik bisa langsung diolah sendiri menjadi kompos yang kemudian menjadi pupuk di lahan sendiri dan sampah non organiknya bisa dijual ke bank sampah, selain itu masyarakat juga bisa lebih peduli untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2610 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2266 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan