Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Malam Tahun Baru di Tabanan, Nihil Korban Kembang Api
BERITABALI.COM, TABANAN.
Malam pergantian tahun kali ini nihil pasien luka bakar akibat kembang api di BRSUD Tabanan. Hal ini mungkin pengaruh larangan pengadaan pesta pergantian tahun dari pemerintah.
Tapi, saat malam tahun baru pada Jumat (31/12) IGD BRSUD Tabanan menerima 15 pasien dengan beragam penyakit bawaan.
Unit Humas BRSUD Tabanan I Gusti Bagus Dharmayasa menyampaikan setidaknya pada saat pergantian tahun baru, ada 15 kunjungan interna, 8 kunjungan bedah, dengan 14 pasien rawat jalan dan 6 rawat inap.
"Kunjungan pasien hanya didominasi mereka yang memiliki sakit bawaan seperti demam atau batuk," terangnya Minggu (2/1).
Termasuk mengawali tahun 2022, tercatat ada 3 bayi yang lahir dengan tindakan sesar di BRSUD Tabanan. Dikatakan Gusti Bagus Dharmayasa, saat ini masyarakat sudah mulai tidak khawatir lagi berobat ke rumah sakit, lantaran sudah paham tentang Covid-19.
“Dulu mereka ini (pasien) takut berobat karena stigmanya pasti dianggap Covid, sekarang tidak lagi karena dengan terus diberikan edukasi dan pemahaman mereka kini sudah mulai paham,” jelasnya.
Terkait kasus Covid, lanjut kata Gusti Bagus Dharmayasa, di Kabupaten Tabanan memang sudah terus menunjukkan penurunan. Bahkan di BRSUD Tabanan pun saat ini sudah tak ada lagi pasien akibat virus corona yang menjalani perawatan.
Meski demikian ia berharap masyarakat untuk tidak kendor dalam kapatuhan penerapan protokol kesehatan di setiap kegiatannya. Karena ini merupakan salah satu upaya memutus penyebaran virus. Termasuk juga ditengah mulai adanya varian baru Covid19 yakni omicron yang informasinya sudah masuk ke Indonesia.
Di sisi lain, Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Tabanan merilis data perkembangan kasus Covid, Minggu (2/1) yang kembali nihil kasus baru dan nihil pasien sembuh. Terkait nihilnya kasus, Sekretaris Satgas Covid Tabanan, I Gede Susila meminta agar kondisi ini bisa terus dipertahankan seiring mulai masifnya kegiatan pengawasan yang dilakukan tim gabungan baik dari Satpol PP, Polri dan TNI.
“Percepatan vaksinasi juga sudah terus kita lakukan untuk imunitas, tetapi tetap kami ingatkan, meski sudah dua kali mendapat vaksinasi tetap prokes harus disiplin jangan kendor, jika perlu tidak 3M melainkan 5M,”sarannya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5074 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3425 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2168 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 879 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan