Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Manajemen RS Nonaktifkan Perawat Gunting Jari Bayi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perawat berinisial DN dinonaktifkan manajemen Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan usai diduga menggunting jari bayi delapan bulan hingga nyaris putus ketika menjalani perawatan.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah orang tua korban, Suparman (38), warga Jakabaring, Palembang, melaporkan peristiwa itu ke Polres Kota Besar Palembang pada Sabtu (4/2).
Dia melaporkan jari kelingking anaknya digunting oknum perawat DN saat dirawat di kamar perawatan layanan umum karena demam dua hari lalu.
Manajemen RS Muhammadiyah menjelaskan tindakan DN adalah kelalaian saat bertugas. DN dikatakan bakal ditindaklanjuti Komite Medic RS tersebut.
"Keputusan penonaktifan sementara oknum perawat itu dari tugasnya di rumah sakit ini sebagai langkah tegas manajemen," kata Wakil Direktur Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan SDM Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Muksin, diberitakan Antara.
Dia menjelaskan pihak RS Muhammadiyah bertanggungjawab atas kesembuhan luka di jari kelingking korban.
"Tim dokter rumah sakit sudah menyelesaikan tindakan operasi terhadap korban dan saat ini menjalani perawatan intensif di ruang VIP RS Muhammadiyah," ujar dia.
Kasus ini tengah diselidiki Polres Kota Besar Palembang. Personel tim pidana khusus satuan reserse kriminal sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi-saksi di rumah sakit.
"Apa bila terbukti benar tentu diproses (hukum) lebih lanjut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Besar Palembang Kombes Pol Haris Dinzah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan