Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Marc Marquez Dkk Beraksi, Warga Bersorak di Bundaran HI
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Marc Marquez dan 15 pembalap MotoGP lain melakukan parade di Jakarta. Warga yang ingin menyaksikan secara langsung Marc Marquez dan kawan-kawan pun memadati Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Sebelum terbang ke Sirkuit Mandalika, sejumlah pembalap dijadwalkan singgah lebih dulu di Jakarta. Sebelum melakukan parade, mereka lebih dulu dijamu Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Tentunya parade para pembalap MotoGP ini sangat dinantikan. Apalagi banyak yang ingin berkesempatan menyaksikan rider kelas dunia itu menampilkan kemampuannya.
Saat ini para pembalap sudah resmi tiba di Bundaran HI. Sorak sorai warga pun mewarnai datangnya para pembalap.
Setelah berputar di Bundaran HI, para pembalap kemudian memasuki Hotel Kempinski. Mereka di sana akan beristirahat sebelum berangkat ke Mandalika.
Balapan MotoGP Mandalika 2022 sendiri akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022. Race ini akan diikuti oleh semua pembalap MotoGP musim ini.
Menarik menanti pembalap mana yang memenangkan balapan. Akankah Enea Bastianini (Gresini Racing) kembali meraih kemenangan layaknya di MotoGP Qatar 2022, atau justru Marc Marquez (Repsol Honda) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang berjaya?(sumber: okezone.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2554 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1811 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1236 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun