Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Masyarakat Turun Blokir Jalan
Padangkeling
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan warga Desa Pakraman Padangkeling, Kecamatan Buleleng, jumat (14/12) pagi menggelar aksi pemblokiran jalan. Aksi ini, dipicu oleh ulah investor tanah yang tidak mematuhi awig-awig (peraturan) desa pakraman setempat.
Aksi ribuan warga desa pakraman padangkeling dilakukan dengan menutup jalan utama menuju lokasi kaplingan tanah milik investor tanah dengan potongan bambu dan kayu kering. Aksi ini dilakukan warga setelah tiga kali surat yang dikirim kepada pihak investor tanah tidak mendapat tanggapan.
Kelian Desa Pakraman Padangkeling, Made Sri Asmara mengungkapkan, surat pertama telah dikirim tanggal 4 Oktober, surat kedua dikirima tanggal 5 Nopember dan surat terakhir tanggal 26 Nopember.
“Sudah kita lakukan dengan menyurati yang mengapling, namun tidak mendapat respon, sehingga krama tidak terima dan melakukan aksi pemblokiran,†ungkapnya.
“Di dalam awig-awig desa pakraman padangkeling, setiap investor tanah yang mengkapling tanah di Desa Padangkeling diwajibkan membayar iuran wajib ke desa adat sebesar 2 persen perkapling dari nilai jual kaplingan, itu yang tidak dipenuhi oleh mereka,†papar Sri Asmara.
Warga mengancam, bila investor tidak mematuhi awig-awig Desa Pakraman Padangkeling tersebut, penutupan jalan akan terus dilakukan sampai investor tanah tersebut meminta maaf dan memberikan kewajibannya kepada Desa Pakraman. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3215 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 716 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman