Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Mayat Pinggir By Pass Hebohkan Warga
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di pinggir jalan By Pas Pesiapan-Kediri tepatnya di Bajar Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan Selasa (12/5).
Pememuan mayat itu membuat warga yang melintas di jalur padat tersebut geger. Setelah dicek oleh polisi, ternyata mayat tersebut adalah I Made Nata (47) warga Banjar Biluhpoh, Tegal Cangkring, Mendoyo, Jembarana.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tubuh korban pertama kali ditemukan sudah dalam posisi tergeletak di pinggir jalan. Saat itu warga mengira kalau tubuh korban yang sudah tidak bergerak itu adalah korban kecelakaan lalulintas.
Namun ternyata tidak, hal itu kemudian dilaporkan ke polisi terdekat. Setelah dicek nadi dan urat lehernya, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi.
Di sekitar lokasi juga ditemukan sepeda motor korban Honda Supra X DK 3513 WL lengkap dengan kunci kontak. Begitu juga di dalam dompet korban ditemukan KTP, SIM C, SIM BI umum, kartu pemilih serta uang Rp 207 ribu. Dari saku korban juga ditemukan HP Nokia type 2100.
Kapolsektif Kota Tabanan, AKP Sudarto mengatakan setelah memintai keterangan keraban korban I Nyoman Wisada (37) dari Abiansemal, Badung dan berdasarkan visum korban memang mengidap penyakit jantung.“
Korban tewas diduga penyakit jantungnya kumat, karena di tubuh korban tidak ditemui tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan