Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Media Diharapkan Jadi Elemen Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat
Jumat, 29 Maret 2019,
21:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari tingkat pendapatan, tetapi juga diukur dari aspek lainnya, salah satunya yang terpenting yakni sampainya informasi positif ke masyarakat yang disebarkan oleh insan media yang bisa memberikan nilai pendidikan kepada masyarakat sehingga bisa dijadikan acuan dalam melaksanakan usaha di semua sektor.
[pilihan-redaksi]
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019 yang dipusatkan di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kania, Klungkung, Jumat (29/3).
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019 yang dipusatkan di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kania, Klungkung, Jumat (29/3).
"Pembangunan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dilaksanakan oleh seluruh elemen masyarakat, salah satunya insan media, tentu saja sesuai ruang pengabdian masing-masing. Kesejahteraan masyarakat kan tidak hanya dihitung dari pendapatan, tetapi juga kesehatan dan pendidikan, termasuk akses informasi. Jadi jika media ikut melaksanakan fungsi literasi, fungsi edukasi, fungsi diseminasi informasi, berarti media sudah mencerahkan masyarakat. Sehingga masyarakat yang teredukasi adalah masyarakat yang sudah memenuhi salah satu syarat kesejahteraan," tegas Dewa Indra saat diwawancara insan media seusai acara.
Untuk Bali, kelangsungan bermedia antara media dan elemen lainnya sesekali diwarnai oleh gesekan, namun hal itu menurut Dewa Indra sebagai bagian dari dinamika yang bisa dijadikan pembelajaran dalam membangun kehidupan bermedia yang lebih baik.
"Mungkin sesekali ada komplain jika ada pemberitaan yang tidak cocok, tapi media tentu memiliki aturan tersendiri pula, semua ini harus dijadikan pembelajaran, tidak perlu saling menyalahkan, tidak perlu merasa paling benar, tapi itu pembelajaran bagi kita semua dalam membuka ruang komunikasi yang lebih baik, menggunakan metode komunikasi yang lebih baik demi pembangunan masyarakat Bali melalui informasi. Hal ini perlu dibarengi dengan peningkatan kompetensi insan media itu sendiri," tegasnya.
Ia mengajak insan media untuk membangun kolaborasi dan sinergi antara pemerintah bersama awak media dalam lingkaran independensi pers. "Jangan takut baru bersinergi dengan pemerintah akan kehilangan independensi, pasti ada ruang dimana media harus independen, ada ruang dimana media bisa bekerjasama dengan pemerintah, asal kerjasamanya dalam konteks positif demi kebaikan," pungkasnya mengakhiri wawancara.
Sementara itu, Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra melaporkan pihaknya memeriahkan HPN 2019 dengan tiga kegiatan yakni Turnamen Futsal pada 15 Februari 2019, kegiatan peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan mengunjungi panti asuhan Semaraputra di Kabupaten Klungkung.
[pilihan-redaksi2]
"Untuk menjadi wartawan saat ini harus mempunyai sertifikasi kompetensi, agar dapat melahirkan karya-karya jurnalistik yang dapat mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat Indonesia, apalagi tahun ini ada Pemilu Serentak 2019. Wartawan yang memiliki kompetensi akan bersikap bijak, bukan mengumbar apa yang saya sebut dengan Libido Jurnalistik, karena kepentingan pers adalah kepentingan publik," katanya.
"Untuk menjadi wartawan saat ini harus mempunyai sertifikasi kompetensi, agar dapat melahirkan karya-karya jurnalistik yang dapat mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat Indonesia, apalagi tahun ini ada Pemilu Serentak 2019. Wartawan yang memiliki kompetensi akan bersikap bijak, bukan mengumbar apa yang saya sebut dengan Libido Jurnalistik, karena kepentingan pers adalah kepentingan publik," katanya.
Dalam acara puncak HPN 2019 itu dimeriahkan dengan Penyerahan Penghargaan Apresiasi atas Kontribusi dalam mendukung program-program PWI Bali yang diserahkan kepada Gubernur Bali, Bupati Badung, Walikota Denpasar, Bupati Buleleng, Bupati Klungkung, dan Ketua Umum KONI Bali, serta puluhan media yang selama ini mendukung dan mempublikasikan kegiatan-kegiatan PWI Bali.
Acara puncak HPN 2019 itu ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai, berupa spanduk deklarasi yang dilakukan oleh Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, serta perwakilan pemerintahan dan pimpinan redaksi media se-Bali. (bbn/humasbali/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5993 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2314 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026