Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Melaspas dan Mawinten Pemangku Pura Bhujangga Waisnawa Suranadi Lombok
BERITABALI.COM, NTB.
Rahina Purnama Sasih Kapitu, Rabu (29/12) dilaksanakan upacara Melaspas dan Mawinten Pemangku di Pura Bhujangga Waisnawa Suranadi Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pura ini dirintis sejak tahun 1980 oleh tujuh orang pendirinya, dan merupakan peninggalan bangunan trah (keturunan) Bhujangga Waisnawa di Lombok.

Panglingsir Pasemetonan Bhujangga NTB, Guru Mangku Gde Wenten dalam sambutannya pada acara Melaspas dan Mawinten Pemangku Pura mengaku bangga. Bisa mengumpulkan keluarga besarnya untuk bisa membangun tempat ibadah seperti ini.
Pembangunan Pura Bhujangga Waisnawa ini kata Mangku Gde Wenten juga hasil gotong royong bersama umat Hindu. Sehingga bangunannya cepat tuntas. Ke depan, pengembangan pembangunan Pura akan terus dilakukan. Sehingga bisa terlaksana dengan lancar.
"Pengembangan ke depan akan terus dilakukan di Pura ini. Akan terus dipacu secara gotong royong," kata Mangku Gde Wenten.
Harapannya, Pemprov NTB bisa memberikan support untuk pengembangan bangunan seperti ruang pertemuan, kamar mandi, dan lainnya.
"Pembangunan Pura ini juga tak luput dari ukuran tangan Pemprov NTB. Khususnya pak Gubernur, yang selalu hadir di setiap kesempatan warga Hindu NTB ada kegiatan," ujar Mangku Gde Wenten, pada upacara Melaspas dan Mawinten Pemangku yang dihadiri Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah.
Sementara itu mewakili Ketua PHDI NTB melalui Sekretarisnya, Mangku Komang Rena menyatakan, membangun pura bagi umat Hindu membutuhkan tempat yang sejuk dan terpencil.
PHDI NTB berterima kasih, telah merestui Pura Bhujangga Waisnawa Suranadi yang berada di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat ini.
"Terimakasih kepada Gubenur NTB, yang telah mengayomi Pura-Pura kita di Lombok. Dan mudah-mudahan tempat ini bisa membantu keberlangsungan tempat peribadatan kita seterusnya," harap Mangku Komang Rena.
Menandai upacara Melaspas dan Mawinten Pemangku Pura, Gubernur Zul menanam pohon penghijauan secara simbolis di halaman Pura Bhujangga Waisnawa Suranadi dan juga penandatanganan Prasasti Pura.
Hadir mendampingi Gubernur Zul, Sekda NTB Drs H Lalu Gita Ariadi, Asisten III NTB H Lalu Syafi'i, Kadiskominfotik Putu Gde Aryadi,
Kepala DPM-PTSP H M Rum, Kabid Bimas Hindu Kemenag NTB, Kepala Desa Suranadi, Ketua Prajaniti NTB, Ketua Aliansi Hindu NTB, Ketua KMHDI NTB, Ketua Krama Pura NTB, Ketua PSDN NTB dan Ketua WHDI NTB.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan