Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Menteri Keamanan Argentina Babak Belur Dihajar Massa Sopir Bus
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Keamanan di Provinsi Buenos Aires Argentina dipukul hingga babak belur oleh sekelompok demonstran. Menurut laporan, Menteri Keamanan Sergio Berni dipukul, ditendang dan dilempari batu oleh segerombol sopir bus yang berunjuk rasa atas kematian seorang rekannya.
Berni diserang ketika mendatangi lokasi unjuk rasa untuk memberikan pernyataannya. Dalam siaran televisi lokal, terlihat Berni jatuh tersungkur setelah diserang dengan kondisi wajah berdarah.
Dilansir dari AFP, unjuk rasa tersebut dipicu kematian seorang pengemudi bus bernama Daniel Barrientos. Korban tewas ditembak dua penjahat yang naik ke bus yang ia kendarai, untuk merampok penumpang pada Senin (3/4) dini hari.
Para pengunjuk rasa menyuarakan protes atas kondisi kerja di Buenos Aires yang tidak aman dan tinggi kriminalitas.
"Kami telah menangkap pelaku kejahatan itu," kata Berni di lokasi unjuk rasa sesaat setelah dipukuli. Dia juga memastikan bahwa pemerintah tengah bekerja untuk menjamin keselamatan para pengemudi bus.
Pascapenyerangan, polisi membawa menteri berusia 61 tahun itu ke rumah sakit. Delapan petugas polisi dan tiga pengemudi bus terluka dalam unjuk rasa berujung bentrokan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2261 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1151 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun