Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Minim Infrastruktur, Begini Komitmen GP Perhatikan Warga Kawasan Perbatasan Karangasem
beritabali/ist/Minim Infrastruktur, Begini Komitmen GP Perhatikan Warga Kawasan Perbatasan Karangasem.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kegiatan simakrama pasangan calon Gusti Putu Parwata - Pandu Prapanca Lagosa dijadikan sebagai momen untuk bertemu sekaligus menyerap aspirasi masyarakat agar kedepannya program yang rancang bisa tepat sasaran sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian, yakni situasi dan kondisi warga Karangasem khususnya mereka yang tinggal di wilayah perbatasan. Selama ini pembangunan infrastruktur di jalur-jalur tersebut dinilai belum maksimal bahkan sangat minim sehingga berdampak terhadap kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Seperti yang diharapkan warga Alas Ngandang dan Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem misalnya, saat bertemu dengan paslon GP, warga menyuarakan pembangunan infrastruktur berupa jalan, akses air minum hingga infrastruktur Parahyangan.
"Banyak sekali aspirasi yang kami terima, namun sebagian besar masyarakat ingin diperhatikan dalam hal infrastruktur jalan, air minum, dan pembangunan Parahyangan. Tentu usulan-usulan ini kita akan tampung kemudian dijadikan skala prioritas dalam merancang program kami kedepannya juga diberikan kepercayaan," kata Calon Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Jumat (11/10/2024).
Senada dengan calon wakil bupati Karangasem, I Wayan Pandu Prapanca Lagosa, berbicara soal infrastruktur di wilayah perbatasan Karangasem. Ia sepakat dan berkomitmen untuk memperhatikan pembangunan infrastruktur terutama jalan, air hingga pembangunan fasilitas umum lainnya di wilayah perbatasan seperti di wilayah Kubu perbatasan Buleleng, Bukit Jambul, Pempatan, Sidemen dan wilayah perbatasan lainnya.
"Wilayah perbatasan atau pinggiran wajib dibangun, karena selama ini pembangunan di wilayah pinggiran belum digarap secara maksimal. Dengan begitu, pemerintah Karangasem tidak meninggalkan warga kita yang tinggal di daerah perbatasan. Karena semua warga wajib mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang bagus untuk kemajuan Karangasem secara umum," tegas Guru Pandu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4498 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2307 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1917 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1030 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun