Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Musisi Rock Bali Gelar Konser Global Warming
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pada awal Desember nanti, Bali akan menjadi tuan rumah KTT perubahan iklim yang akan dihadiri lebih dari 100 negara di dunia.
Berbagai cara dan acara dilakukan banyak pihak dalam menyambut pelaksanaan KTT dunia ini. Bahkan di Denpasar Bali, sebuah komunitas penggemar musik rock pun menggelar konser yang bertemakan global warming.
Lagu Voodoo Child karya legenda rock Jimmy Hendrix, menjadi salah satu lagu yang dibawakan oleh musisi rock Bali dalam konser global warming ini. Meski terhitung lagu klasik tahun 70-an, lagu karya gitaris kidal ini seolah tak habis dimakan jaman.
Selain karya Jimmy Hendrix, lagu lagu yang dibawakan oleh musisi rock Bali dalam konser ini antara lain lagu karya grup rock AC/DC, hingga lagu grup rock legendaris Led Zeppelin.
Konser musik rock yang digelar di warung nasi sederhana di jalan Drupadi, Denpasar ini menjadi sedikit berbeda dibanding konser musik rock lainnya. Konser ini memang sengaja dibuat oleh komunitas pecinta rock klasik di Bali dalam rangka menyambut KTT Perubahan Iklim di Nusa Dua awal bulan depan.
Lewat konser ini kita ingin tunjukkan bahwa musisi juga peduli lingkungan. Jadi ini tak sekadar hura-hura, kata Indrawan, panitia konser ini.
Ada lebih dari 10 grup musik rock Bali yang tampil dalam konser ini, baik secara kelompok/grup atau secara jam session. Selain menyanyikan lagu-lagu rock klasik tahun 60 hingga 70 an, para musisi juga aktif menyampaikan pesan-pesan agar selalu menjaga lingkungan hidup.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3212 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 714 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman