Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Nelayanpun Diberi Pengarahan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya jajaran kepolisian tidak mau kecolongan menjelang dieksekusinya trio bomber Bali 1, Amrozy cs. Setelah memberikan pengarahan kepada ojek di Pelabuhan Gilimanuk, Polres Jembrana juga melakukan hal yang sama terhadap puluhan nelayan dari berbagai pelabuhan nelayan di Jembrana, Senin (3/11).
Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rupatama, Polres Jembrana dan dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Suardana. Suardana mengatakan wilayah pesisir tidak bisa diabaikan begitu saja karena sebagian besar wilayah tersebut, terlebih dermaga Pengambengan, menjadi tempat transitnya perahu-perahu besar.
"Pesisir tidak boleh diabaikan, terlebih di Dermaga Pengambengan, karena banyak perahu-perahu besar transit di sana. Disamping itu, pesisir juga sering dijadikan lahan untuk mencari nafkah oleh pendatang dari luar Bali," terangnya.
Menurut Suardana, hal ini perlu diwaspadai dan masyarakat terutama yang bermukim di pesisir perlu ditingkatkan kesadarannya untuk mengawasi nelayan atau pendatang yang datang ke Jembrana. "Kalau dirasa ada yang mencurigakan, segera dilaporkan," ucapnya.
Kata Suardana, tatap muka ini dilakukan sebagai antisipasi dini untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan. "Hal ini merupakan antisipasi dini agar kejadian yang tidak diinginkan terjadi, terlebih menjelang dieksekusinya pelaku bom Bali 1," terangnya.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5870 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4612 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2580 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2224 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2203 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan