Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Ngantuk, Sopir Pikap Terjepit Hingga Tewas di Megati
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah kecelakaan tunggal mobil pikap yang menimbulkan korban jiwa terjadi di Jalan umum jurusan Denpasar-Gilimanuk termasuk Banjar Dinas Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur tepatnya depan warung makan babi guling nikmat 2 Megati pada Senin, (30/9) sekitar Pukul 02.15 WITA.
Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum kejadian pengemudi kendaraan L300 dengan nomor Polisi DK 8893-EB atas nama Holisin, 32 tahun asal Banyuwangi, Jawa Timur datang dari arah barat menuju timur atau dari arah Gilimanuk menuju arah Denpasar.
Setibanya di lokasi kejadian, kondisi jalan lurus dan datar pengemudi diduga mengantuk sehingga oleng ke kanan keluar badan jalan sehingga menabrak pohon perindang yang berada di selatan jalan atau pinggir jalan.
Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Nyoman Arthadana menyebutkan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melihat sopir dalam keadaan terjepit dan tidak bisa dikeluarkan.
“Sementara penumpang lain atas nama Muhamad Rosidi yang duduk di sebelah sopir dapat dikeluarkan kemudian langsung dibawa ke RSUD Tabanan,” ujarnya.
Selanjutnya, dengan bantuan mobil derek, supir yang terjepit bisa dievakuasi dalam kondisi telah meninggal dunia. Menggunakan mobil ambulan RSUD Tabanan jenazah dibawa ke kamar mayat.
“Kesimpulan sementara, kejadian ini karena sopir mengantuk,” ujar AKP Arthadana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan