Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 15 September 2026
Pameran Ratusan Keris Nusantara di Puri Anom Tabanan
Kamis, 9 Februari 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ratusan keris dari nusantara akan dipamerkan di Puri Anom Tabanan dalam pameran budaya dan bursa keris nusantara selama lima hari dari Jumat (10/2) hingga Selasa (14/2).
Ratusan bilah keris dalam parade budaya dan keris nusantara tersebut berasal dari Bali, Lombok, Madura, Malang, Surabaya, dan Jawa Tengah.
[pilihan-redaksi]
Pameran keris nusantara yang baru pertama kali digelar bertemakan Petinget Tumpek Landep, bertujuan untuk melestarikan salah satu peninggalan budaya bangsa yang adiluhung. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Forum Pelestari Budaya Tabanan Anak Agung Ngurah Panji Astika dari Puri Anom Tabanan, Rabu (8/2).
Dijelaskanya, keris selama ini diidentikan secara luas di Indonesia sebagai sebuah beda yang bersifat mistik, dekat dengan dunia perdukunan dan klenik. Sehingga generasi muda merasa malu dan takut mengenal dunia perkerisan. Padalah keris pada jaman dulu adalah perlengkapan wajib bagi seorang pria dan menunjukan status serta prestise seseorang.
“Keris merupakan harta turun temurun yang tak ternilai harganya,” jelas Ngurah Panji.
Disamping itu keris merupakan ciri khas bangsa Indonesia, karena budaya keris tidak dapat ditemukan dan ditiru oleh bangsa bangsa lain di dunia.
“Teknologi metalurgi sudah dikenal oleh bangsa Indonesia ribuan tahun yang lalu, yang kemudian dipakai untuk membuat keris dibalut cita rasa yang tinggi yang melekat pada setiap daerah di Indonesia,” jelasnya.
Sejatinya, kata Ngurah Panji, keris adalah sebuah teknologi mutahir yang dibungkus denga kekayaan seni budaya bangsa Indonesia, sehingga bisa menjadi salah satu ciri khas bangsa yang sangat membanggakan.
"Salah satu tujuan pameran ini adalah menegaskan kembali kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih mencintai budaya asli bangsa Indonesia. Jangan sampai produk budaya kita yang adiluhung ini ditinggalkan. Kita justru mengadopsi budaya luar yang belum tentu sejalan denagn jiwa bangsa Indonesia,” tandasnya.
Dalam pemeran keris tersebut, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 28 stand yang masing-masing stan memamerkan sekitar 30 bilah keris. Keris yang dipamerkan ada yang sudah berumur dan memiliki sejarah tinggi maupun keris yang baru saja dibuat.
[pilihan-redaksi2]
“Peserta dari bali yang juga akan berpartisipasi adalah dari Denpasar, Karangasem, Klungkung. Sementara dari Tabanan akan dilibatkan dua pengrajin keris,” tambahnya.
Selain keris juga akan dipamerkan batu permata, diadakan pula lomba menggambar, dan ditutup pentas budaya oleh paguyuban saput poleng.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5176 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3430 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2198 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 915 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026