Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pantau Arus Mudik Lebaran Banyuwangi-Bali, Heli Basarnas Mengudara
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Helikopter Basarnas AS365 N3+ Dauphin HR-3603 mengudara dari helipad Sarang Gurita Skuadron Udara 400 Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerba, Pangkalan TNl AL Juanda, Minggu (7/4/2024).
Armada udara tersebut digunakan untuk memantau atau Siaga SAR Idul Fitri 1445 H di wilayah Banyuwangi-Bali.
Helikopter Basarnas AS365 N3+ Dauphin HR-3603 ini dipiloti Kapten Laut (P) Ardy Agustinus Paath dan Lettu Laut (P) A. Q. Tuffa, heli mengudara menuju ke wilayah Banyuwangi-Bali.
Menurut Komandan Wing udara 2 Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, kegiatan yang rutin dilaksanakan ini, ditujukan untuk memantau situasi arus mudik lebaran yang meliputi wilayah Ketapang Gilimanuk selama beberapa hari ke depan.
"lni sebagai bentuk wujud profesionalisme TNI sekaligus memastikan perjalanan arus mudik masyarakat berjalan aman dan lancar," terang Danwing Udara 2 Puspenerbal ini.
Dalam pelaksanaannya, Danwing Udara 2 berpesan agar para Air Crew yang melaksanakan kegiatan operasi Standby Lebaran, agar tetap menjaga keselamatan penerbangan dengan sebaik mungkin hingga penugasan selesai.
Menurutnya, helikopter AS 365 N3+ ini merupakan salah satu helikopter yang memiliki kemampuan SAR, sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan dapat melaksanakan pertolongan pertama sesegera mungkin. Tidak hanya itu, dalam operasinya, personel dari Basarnas juga turut serta sebagai bentuk sinergitas antar instansi. (Sumber: Diskominfo Jatim)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 712 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman