Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pedagang Asongan Tewas Terjepit di Kapal Saat Sandar di Gilimanuk

Kamis, 21 Mei 2026, 13:57 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pedagang Asongan Tewas Terjepit di Kapal Saat Sandar di Gilimanuk.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Seorang pedagang asongan meninggal di atas kapal KMP Tunu Pratama Jaya 5888 yang bersandar di Pelabuhan Gilimanuk pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 03.20 Wita. Korban terjepit kendaraan bok saat kapal sedang melaksanakan proses naik kendaraan di area Dermaga LCM.

Korban bernama Suyanti, perempuan berusia 33 tahun, warga Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Kejadian pertama kali diketahui petugas yang bertugas di dalam kapal. Saat itu petugas melihat korban sudah tergeletak di sisi kanan belakang kendaraan bok bernomor polisi W 8653 UV yang dikemudikan Alex Ahyudi, warga Kabupaten Sidoarjo.

Petugas darat dan sekuriti pelabuhan langsung memberikan pertolongan. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas II Melaya menggunakan ambulans BBKK Gilimanuk untuk mendapatkan penanganan medis.

Dokter jaga menyampaikan korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan rahang serta mengeluarkan darah dari telinga. Korban dalam kondisi sekarat saat tiba di puskesmas dan tidak bisa diselamatkan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk AKP Gusti Kade Alit Murdiasa membenarkan kejadian ini dan menyatakan proses penanganan dilakukan cepat oleh petugas di lapangan.

“Petugas langsung mengevakuasi korban setelah mendapat laporan dari kru kapal. Korban dibawa ke Puskesmas II Melaya, namun kondisinya sangat kritis. Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui posisi korban sebelum kejadian dan memastikan prosedur keselamatan di area kapal,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan pemeriksaan dilakukan terhadap pengemudi kendaraan, petugas kapal, dan petugas darat yang berada di lokasi saat kejadian. Polisi juga mengumpulkan keterangan untuk mengetahui penyebab korban berada di area dekat kendaraan saat proses muat berlangsung.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan dugaan kelalaian dan potensi pelanggaran keselamatan di area pelabuhan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami