Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pelaku Sering Manfaatkan Isu Ketidakadilan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk mewaspadai gerakan aksi pelaku teroris dalam melakukan perekrutan anggota dengan memanfaatkan isu-su global seperti ketidakadilan dan ketertindasan kelompok tertentu. Apalagi terdapat kecendrungan para pelaku aksi terror dalam melakukan perekrutan memanfaatkan emosial kaum remaja yang cendrung masih labil.
Ketua Presidium LCKI Dai Bachtiar pada keteranganya di Denpasar ( 31/10) menyatakan konflik, ketidakadilan dan ketertindasan kelompok cukup sering digunakan para pelaku aksi terror untuk merekrut anggota baru selain idiologi dan ketokohan. Sehingga kondisi tersebut yang menuntut keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi kehadiran pelaku terror di masyarakat.
“tetapi bagaimana peran masyarakat sendiri, setidak-tidaknya dia menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan lingkunganya. Anak kecil dan belum diwasa jika ditunjukkan ketidak adilan dia akan terpengaruh” tegas mantan Kapolri ini.
Ketua Presidium LCKI Dai Bachtiar juga berharap masyarakat Indonesia mewaspadai jaringan pelaku terror yang saat ini bersembunyi di tengah masyarakat pasca tertembak matinya Nurdin M Top. Mengingat jaringan tersebut dapat saja mengembangkan organisasi dengan merekrut anggota-anggota baru.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5059 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3425 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2165 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 878 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan