Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pelaku Wisata KTI Dukung Jero Karang
Beritabali.com, Tanjung Benoa
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pelaku wisata Kawasan Timur Indonesia (KTI) berharap agar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada kabinet Presiden SBY 2009-2014 mendatang diisi oleh orang yang berpengalaman dan profesional di bidangnya. Ini perlu agar pariwisata Indonesia bisa segera bangkit dari keterpurukan dan sanggup bersaing dengan negara tetangganya.
“Dalam menyusun Kabinet mendatang, untuk posisi Menbudpar (menteri kebudayaan dan pariwisata), kami pelaku wisata di Kawasan Timur Indonesia (KTI) berharap agar posisi ini diisi oleh praktisi di bidang pariwisata, yang sudah berhasil, dan mapan dalam kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan pariwisata,†kata Nico Pasaka, Koordinator Wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI) Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), di Tanjung Benoa, Badung, hari ini. (13/9).
Menurut Nico, salah satu kandidat yang layak saat ini dan sudah mendapat dukungan luas adalah praktisi pariwisata Bali, Jero Gede Karang Tangkid Suarsana.
“Kami pelaku wisata Kawasan Timur Indonesia (KTI) mendukung pak Jero Karang untuk maju sebagai calon Menbudpar. Bagi kami beliau sudah teruji, sudah tahu kesulitan dan tantangan di dunia pariwisata. Beliau juga sudah berjasa mengangkat citra pariwisata Indonesia di dunia internasional lewat pariwisata budayanya,†ujar Nico.
Jika posisi menteri pariwisata diisi oleh seorang praktisi atau professional di bidangnya, kata Nico, Indonesia bisa segera bangkit dari keterpurukan di bidang pariwisata. Keterpurukan pariwisata Indonesia saat ini, telah dimanfaatkan oleh 6 negara tetangganya seperti Malaysia dan Thailand, untuk meraup keuntungan di bidang pariwisata.
“Untuk posisi Menbudpar periode mendatang, perlu orang yang tepat agar berbagai persoalan di bidang pariwisata saat ini seperti masalah promosi, penerbangan, dan persoalan lainnya bisa diatasi dengan tepat dan cepat, tidak lama dan berlarut seperti sekarang ini,†pungkas Nico. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan