Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Pembangunan Pasar Badung Dimulai, Rai Mantra Komit Pasar Tradisional
Minggu, 30 Juli 2017,
21:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan pasar Badung Sabtu (29/7). Pembangunan Pasar Badung dimulai setelah PT. Nindya Karya sebagai pemenang untuk pelaksanaan pembangunan pasar badung tahap pertama. Peletakan batu pertama ini dihadiri juga Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede beserta instansi terkait.
Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan komitmennya untuk mempertahankan pasar tradisional. Untuk itu Ia mengaku terus gencar melakukan revitalisasi pasar termasuk juga membangun pasar Badung menjadi pasar tradisional terbesar.
"Kami pada intinya cepat merampungkan pembangunan pasar Badung sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Sehingga semua pedagang bisa cepat kembali berjualan di pasar Badung ini," ujarnya.
Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan pembangunan pasar Badung tahap pertama yang batas waktunya sampai tanggal 22 Desember akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap kedua. Dimana anggaran untuk pembangunan pasar Badung tahap kedua melalui APBD Kota Denpasar. Untuk pembangunan tahap kedua juga akan dilaksanakan lelang terbuka seperti pada pelaksanaan lelang tahap pertama.
"Kami berharap semua berjalan sesuai dengan rencana sehingga lebih mempercepat para pedagang bisa berjualan kembali," harap Rai Mantra.
Untuk pedagang yang akan menempati pasar Badung setelah rampung dibangun menurut Rai Mantra sesuai dengan data pedagang yang selama ini telah berjualan di pasar Badung.
"Kita tentu akan mengutamakan pedagang pasar Badung yang telah berjualan pada pasar Badung sebelum terbakar. Semua pedagang tersebut tertampung dulu untuk berjualan kembali," ujar Rai Mantra.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Denpasar I Wayan Gatra menambahkan setelah dilaksanakan upacara macaru dan peletakan batu pertama, pertanda dimulai pembangunan Badung. Lebih lanjut Gatra menambahkan pembangunan Pasar Badung tahap I ini meliputi pembuatan dua lantai basement dan lantai dasar.
Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan, terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan dana pendampingnya sudah dialokasikan sebesar Rp 15 miliar.
Menurut Gatra setelah rampung pembangunan lantai satu diharapkan pasar Badung dapat difungsikan untuk para pedagang. Namun mengingat pembangunan tahap kedua akan dilanjutkan sampai pembangunan lantai IV maka para pedang belum bisa menempati lantai satu sampai rampungnya seluruh pembangunan pasar Badung yang direncanakan sampai akhir 2018.
Marketing Manager Rigion VII PT. Nindya Karya, Alfriady Zuliansyah mengatakan setelah peletakan batu pertama ini pihaknya akan bekerja sesuai target yang telah ditentukan. Untuk itu beberapa blok beton bangunan akan dibuat di luar Bali dan dirakit saat pembangunan pasar Badung ini.
"Kami berharap semua berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan sehingga pasar Badung bisa dimanfaatkan dengan cepat oleh masyarakat," ujarnya.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8446 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5806 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026