Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pengecer Togel Kelas Teri Diringkus
Marga
BERITABALI.COM, TABANAN.
Upaya pemberantasan judi terutama togel masih dilakukan setengah hati. Polsek Marga Tabanan misalnya, membekuk seorang pengecer togel kelas teri. Sementara Bandar besar masih belum tersentuh tangan hukum.
I Wayan Mongol (49) warga Banjar Kekeran, Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, tertangkap basah menjual judi togel jenis TSSSM.
Kini Mongol harus mendekam di sel prodeo Polsek Marga berikut barang buktinya berupa uang tunai Rp 15 ribu, paito, pulpen dan rekapan.
Digelandangnya Mongol ke Polsek Marga sebagai tersangka judi togel TSSM berawal dari informasi yang diterima oleh petugas. Informasi masyarakat yang menyebutkan Mongol kerap menjual judi togel kemudian ditidaklanjuti Polsek Marga.
Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata informasi tersebut benar adanya, tersangka pun tidak mampu berkutik ketika petugas menggeledah tersangka dan menemukan barang bukti togel TSSM itu.
"Kini tersangka telah kami tahan di Mapolsek Marga, berikut barang bukti berupa uang tunai Rp 15 ribu, paito, pulpen dan kertas rekapan," jelas Pahumas Polres Tabanan AKP I Made Mundra.
Penangkapan pengecer togel kelas teri ini ditanggapi sinis warga Tabanan. “Ah, saya rasa itu hanya action petugas aja, Kapolri kabarnya khan mau datang ke Bali. Kalo memang komit mau berantas judi, tolong tangkap Bandar yang besar, itu kalo memang niat berantas judi, tidak asal babe senang aja,†kata Dewa, salah seorang warga Tabanan. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan