Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pengunjung Objek Wisata Diperiksa Riwayat Vaksinasi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pembukaan objek wisata telah dilakukan di Kabupaten Tabanan dan masih dalam masa uji coba namun, tim satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 akan memastikan penerapan syarat pemindaian barcode pada aplikasi PeduliLindungi di seluruh DTW melalui tim yustisi.
Riwayat vaksinasi menjadi syarat wajib untuk pengunjung bisa masuk daya tarik wisata (DTW) dan beberapa tempat publik lainnya, seperti mal atau pusat perbelanjaan.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Tabanan I Wayan Kotio menjelaskan, sesuai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terbaru dan diterbitkan awal pekan ini, syarat riwayat vaksinasi diterapkan dengan pemindaian barcode pada aplikasi pedulilindungi.
Kendati diakuinya sampai saat ini banyak masyarakat yang belum lengkap memiliki sertifikat vaksinasi, meski sudah menginstal aplikasi pedulilindungi. Misalnya saja, ada yang baru mengantongi sertifikat pertama atau sebaliknya, padahal yang bersangkutan sudah lengkap vaksinasi atau dua kali vaksinasi.
“Sekalipun seritifikat yang dimiliki belum lengkap, sepanjang sudah menerima vaksinasi, tentu akan diizinkan masuk mal, pusat perbelanjaan, dan DTW. Dan secara teknis kami sudah lakukan uji coba. Kami tiru teknis yang diterapkan di salah satu pusat perbelanjaan di Denpasar, selama sudah pernah vaksin, walaupun baru sekali, diizinkan masuk,” ujarnya Kamis, (9/9).
Kotio menyebutkan, dalam uji coba itu dia sendiri yang melakukannya. Apalagi sertifikat vaksinasi yang dia miliki belum lengkap juga. Meskipun sudah dua kali menerima vaksin.
"Tapi sertifikat yang terbit baru dosis kedua, yang pertama justru belum. Kami tes di Denpasar dan diijinkan masuk setelah scan barcode," katanya Kotio.
Karena itu, dalam masa uji coba dibukanya seluruh DTW di Tabanan, Kotio berharap masyarakat mengikuti ketentuan ini. Tinggal mengunduhnya dan menginstal di ponsel masing-masing. "Karena di aplikasi itu setiap orang yang sudah vaksin terekam di situ," ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5232 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3433 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2213 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 938 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan