Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pengusaha Nyentrik Pakai Baju Emas di India Tewas Dikeroyok
Minggu, 17 Juli 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com,New Delhi. Datta Phuge, pengusaha India yang dikenal dengan baju emasnya, ditemukan tewas dikeroyok di India Barat.Kantor berita AFP mengabarkan Jumat (15/7/2016), polisi menjelaskan Phuge diserang 12 orang dengan batu dan ditusuk sampai mati.Sebelumnya salah satu tersangka pelaku, mengundang Phuge menghadiri sebuah pesta, bunyi laporan kantor berita Press Trust in India, PTI.
"Pengusutan awal menunjukkan, Phuge dan putranya diundang ke sebuah pesta ulang tahun. Tiba-tiba Phuge dikeroyok dan ditusuk, disaksikan putranya yang baru berusia 22 tahun," tutur Navnath Ghogare, inspektur polisi lokal yang menangani kasus itu.
Dugaan sementara, pembunuhan itu berlatar belakang perselisihan jual beli emas. Empat tersangka telah ditahan.
Datta Phuge yang berusia sekitar 40-an tahun menggemparkan India tahun 2013, karena memesan baju terbuat dari emas murni. Baju emas seberat 3,32 kilogram seharga US$240 ribu itu, dibuat oleh 15 perajin emas selama lebih dari 16 hari.
"Setiap orang mengenal saya sebagai 'Lelaki Emas'. Banyak orang kaya lainnya membeli mobil Mercedes atau Audi. Tapi saya suka emas. Apa salahnya?" katanya kepada AFP.
Tak jelas apakah baju emasnya itu dikenakan pula saat ditanam di liang kubur.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026