Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Penipuan Lintas Negara, Kepolisian China Periksa 27 Pelaku di Polda
Minggu, 30 Juli 2017,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah menggerebek vila di jalan Puri Bendesa, Banjar Mumbul, Kuta Selatan, Sabtu (29/7) sekitar pukul 4.30 wita, 27 warga negara China dan Taiwan yang terlibat kejahatan Cyber Crime International, kini diinapkan di Tahti Polda Bali. Selama penahanan berlangsung, mereka diperiksa oleh kepolisian China sebelum dideportasi ke negaranya.
Hal itu dijelaskan Direktur Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Pol Kenedy. Menurutnya, saat ini 27 pelaku kejahatan Cyber Crime International terdiri dari 17 WNA Cina dan 10 orang WNA Taiwan, diamankan di Tahti Polda Bali. Pemeriksaan terhadap 27 pelaku penipu dan pemeras lintas Negara itu dilakukan oleh kepolisian China.
“Jadi, sekarang ini mereka (27 WNA) masih diperiksa oleh Kepolisian China di Polda Bali,” ujarnya Minggu (30/7).
Diterangkannya, seluruh proses terhadap kasus tersebut diserahkan kepada Kepolisian China, termasuk kapan deportasi akan dilakukan.
“Saat ini mereka belum dibawa ke Jakarta dan masih diinterograsi oleh Polisi Cina, datanya sama mereka semua,” tegasnya.
Dalam pantauan di lapangan, 27 pelaku warga Cina dan Taiwan itu ditempatkan dalam dua sel berbeda. Beberapa petugas dari Sabhara tampak berjaga-jaga di rutan tersebut. Sementara, Minggu (30/7), terlihat dua orang di antaranya (laki-laki dan perempuan) dirujuk ke RS Trijata Polda Bali karena menderita luka lebam di bagian kaki. Kedua WNA tersebut sempat meloncat dan tembok dan mengalami luka lebam di bagian kaki. Saat dipindahkan ke dalam mobil keduanya dalam kondisi diborgol.
Selain mengamankan 27 WNA China dan Taiwan serta 4 warga lokal yang bertugas sebagai sopir dan pembantu, tim gabungan juga mengamankan peralatan yang digunakan para pelaku untuk melakukan penipuan. Yakni 38 Telepon Rumah, 25 Modem, 7 Router, 10 Laptop, 8 HP Panasonic, seperangkat CCTV dan 6 Paspor.
“Rencananya, setelah diperiksa oleh kepolisian China, 27 pelaku akan dikirim ke Bareskrim Mabes Polri untuk dan selanjutnya di deportasi ke China, terkait kejahatan yang mereka lakukan,” jelas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Widjaja, (30/7).
Diberitakan, sebanyak 27 WNA Cina Taiwan ditangkap tim gabungan Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan kepolisian Tiongkok dan Polda Bali di sebuah vila di Jalan Puri Bendesa, Banjar Mumbul, Kuta Selatan, Sabtu (29/7) sekitar pukul 14.30 Wita. Puluhan WNA terdiri dari perempuan dan laki-laki ini terlibat serangkaian kasus penipuan dan pemerasan melalui via telpon, yang merugikan warga Tiongkok dan Taiwan.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8446 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5806 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026