Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Penyebab Bentrokan Warga Muslim di Pakistan Yang Tewaskan 130 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bentrok kelompok Sunni dan Syiah mengguncang distrik Kurram, Pakistan, selama 10 hari terakhir.
Kurram merupakan rumah mayoritas penduduk Syiah dan berada di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dekat perbatasan Afghanistan.
Imbas bentrokan tersebut, 130 orang tewas dan 186 lainnya mengalami luka-luka.
Distrik Kurram dalam beberapa bulan terakhir menjadi titik panas bentrok antar kelompok.
Pada September lalu, kekerasan serupa merenggut 46 nyawa. Kemudian pada Juli, pertikaian lain soal kepemilikan tanah juga terjadi.
Konflik sengketa tanah itu menyebabkan 43 orang tewas dan 180 lainnya terluka.
Kerusuhan juga terjadi usai kelompok di Kurram memblokir jalan selama lebih dari dua pekan pada awal November. Ini turut meningkatkan ketegangan di antara mereka.
Konflik kedua kelompok itu kian memanas usai sejumlah umat Syiah diserang gerombolan orang bersenjata saat dalam perjalanan. Serangan ini menyebabkan 52 orang meninggal.
Hingga kini tak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi penyerangan itu.
Ketegangan yang terus meningkat membuat pemerintah kewalahan mengatasinya.
"Terjadi ketidakpercayaan yang parah antara kedua pihak," kata salah satu pejabat Kurram, dikutip TRT World.
Dia lalu berujar, "Dan tidak ada satu suku pun yang bersedia mematuhi perintah pemerintah untuk menghentikan permusuhan." (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun