Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Penyebab Bentrokan Warga Muslim di Pakistan Yang Tewaskan 130 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bentrok kelompok Sunni dan Syiah mengguncang distrik Kurram, Pakistan, selama 10 hari terakhir.
Kurram merupakan rumah mayoritas penduduk Syiah dan berada di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dekat perbatasan Afghanistan.
Imbas bentrokan tersebut, 130 orang tewas dan 186 lainnya mengalami luka-luka.
Distrik Kurram dalam beberapa bulan terakhir menjadi titik panas bentrok antar kelompok.
Pada September lalu, kekerasan serupa merenggut 46 nyawa. Kemudian pada Juli, pertikaian lain soal kepemilikan tanah juga terjadi.
Konflik sengketa tanah itu menyebabkan 43 orang tewas dan 180 lainnya terluka.
Kerusuhan juga terjadi usai kelompok di Kurram memblokir jalan selama lebih dari dua pekan pada awal November. Ini turut meningkatkan ketegangan di antara mereka.
Konflik kedua kelompok itu kian memanas usai sejumlah umat Syiah diserang gerombolan orang bersenjata saat dalam perjalanan. Serangan ini menyebabkan 52 orang meninggal.
Hingga kini tak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi penyerangan itu.
Ketegangan yang terus meningkat membuat pemerintah kewalahan mengatasinya.
"Terjadi ketidakpercayaan yang parah antara kedua pihak," kata salah satu pejabat Kurram, dikutip TRT World.
Dia lalu berujar, "Dan tidak ada satu suku pun yang bersedia mematuhi perintah pemerintah untuk menghentikan permusuhan." (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4604 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan