Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Permintaan Penyu Untuk Upakara Melonjak
Beritabali.com, Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data Pusat pendidikan dan Konservasi penyu (TCEC) Serangan Denpasar tingkat permintaan penyu untuk upakara (upacara agama) di Bali dalam 2 bulan terakhir mengalami peningkatan. Jika sebelumnya dalam satu bulan permintaan penyu untuk sarana upacara hanya mencapai 1-3 ekor perbulan dalam dua bulan terakhir mencapai 22 ekor
Ketua TCEC Wayan Griya mengakui peningkatan permintaan penyu dengan alasan upacara ini terjadi diperkirakan akibat pengetatan terhadap pengawasan penyelundupan dan perdagangan penyu illegal di Bali.
Selain itu permintaan penyu untuk upacara kini juga lebih cenderung dalam ukuran kecil rata-rata dengan lebar karapas dibawah 25 cm. Kondisi ini terjadi karena harga penyu yang dapat mencapai Rp 5 Juta per ekor.
Sekarang minta yang kecil, ada yang kasih yang besar gak mau, mungkin karena anggaran terbatas dan mereka tidak tahu bagaimana mengolahnyaujar I Wayan Geriya.
Ketua TCEC Wayan Griya mengakui telah mencoba untuk meminta masyarakat untuk mengganti hewan penyu pada upacara dengan hewan lain.
Sebab berdasarkan Bisama atau fatwa dari Parisadha Hindu Darma (PHDI) menyebutkan penyu adalah salah satu alternatif dari pengganti gajah dalam upacara.
Dimana hewan penyu juga alternatif terakhir setelah Kambing hitam, kucing hitam, dan bebek hitam. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5045 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3422 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2161 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 873 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan