Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Pesan Tahun Baru dari Putin, Beri Sinyal Masa Depan Perang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato panjang pada momen tahun baru 2023. Sinyal perang yang lebih keras di Ukraina dia sampaikan dalam kesempatan tersebut.
Dalam rekaman pesan video yang tegas dan agresif, yang disiarkan di televisi nasional, Putin menyebut perang - yang dia sebut sebagai "operasi militer khusus" - sebagai pertarungan untuk masa depan Rusia.
Tentaranya, katanya, berjuang untuk "Tanah Air kita, kebenaran dan keadilan ... sehingga keamanan Rusia dapat terjamin," sebagaimana dikutip Reuters.
Selama berbulan-bulan, Kremlin menampilkan konflik tersebut sebagai kampanye terbatas yang tidak akan memengaruhi kehidupan kebanyakan orang Rusia.
Namun pidato tersebut, yang disampaikan di depan tentara berwajah muram berseragam tempur, menempatkan perang di tengah panggung, memberi sinyal bahwa bulan-bulan mendatang akan membutuhkan dukungan dan pengorbanan dari semua orang.
Pesan itu disiarkan ke jutaan rumah lewat TV pemerintah tepat sebelum jam berdentang tengah malam di masing-masing dari 11 zona waktu Rusia, saat keluarga menikmati jamuan makan dan bertukar hadiah.
Adapun, saat perang telah memasuki bulan ke-11 tanpa akhir yang terlihat, Kremlin terus menempatkan masyarakat untuk terlibat dalam perang dengan memanggil lebih dari 300.000 cadangan. Rusia juga seringkali mengatakan secara terbuka bahwa konflik mungkin akan berlangsung lama.
Dalam pidato sembilan menit - yang terpanjang dari 22 tahun kekuasaannya - Putin menargetkan mereka yang menentang konflik, menjadikannya 'perang salib' pribadi yang sekarang menentukan masa jabatannya dan hubungan Rusia dengan dunia.
Tahun lalu, katanya, telah "meletakkan banyak hal pada tempatnya - dengan jelas memisahkan keberanian dan kepahlawanan dari pengkhianatan dan kepengecutan".
Dalam penolakan terhadap seruan Kyiv agar pasukan Rusia mau menyerah dalam negosiasi, Putin mengatakan Rusia "membela rakyat kami dan wilayah bersejarah kami".
Dia juga menuduh Barat berbohong kepada Rusia dan memprovokasi Moskow untuk meluncurkan kampanye militernya.
"Barat berbohong tentang perdamaian," kata Putin. "Mereka sedang mempersiapkan agresi ... dan sekarang mereka secara sinis menggunakan Ukraina dan rakyatnya untuk melemahkan dan memecah belah Rusia.
"Kami tidak pernah mengizinkan ini, dan tidak akan pernah membiarkan siapapun melakukan ini kepada kami."
Adapun, Kyiv dan Barat menolak tuduhan Putin yang sering diulang bahwa NATO berencana menggunakan Ukraina sebagai platform untuk mengancam Rusia, dan mengatakan dia meluncurkan perang agresi tak berdasar dalam upaya untuk merebut wilayah dan memasang rezim yang lebih disukainya.
Meskipun Rusia belum memperoleh keuntungan besar di medan perang dalam enam bulan terakhir, Putin menjanjikan kemenangan akhir.
"Bersama-sama, kita akan mengatasi semua kesulitan dan menjaga kebesaran dan kemerdekaan negara kita," katanya.
"Kami akan menang, untuk keluarga kami dan untuk Rusia."(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2312 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun