Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pinjam Motor, Triawan Curi Uang Pedagang Lalapan di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Triawan Sulistio, 30 tahun menjadi incaran tim buser Polsek Kediri selama beberapa bulan sejak dilaporkan oleh rekannya awal November 2021. Pasalnya Triawan nekat mengambil uang rekannya Sanusi, 31 di tempat kos korban lalu kabur.
“Dilaporkan rekannya, kami ringkus di Kuta,” kata Kapolsek Kediri Kompol Fachmi Hamdani Kamis, (3/2).
Kasus pencurian ini terjadi pada Senin 8 November 2021 Pukul 00.30 WITA. Saat itu korban sedang berjualan dan pelaku meminjam motor Honda Vario 125 dengan nomor polisi B 3845 SXM. Setelah meminjam motor, korban tidak kembali lagi ke lokasi mereka jualan.
Belakangan diketahui, pelaku malah ke tempat kos korban di Banjar Lebah, Desa Banjar Anyar, Kediri selanjutnya mengambil uang dengan merusak jendela kamar kos. “Ambil uang Rp 1,5 juta,” ujar Kompol Fachmi.
Mengetahui uangnya hilang dan pelaku tidak muncul lagi, korban lantas melapor ke polsek Kediri. Kompol Fachmi menjelaskan, sebelum pelaku ditangkap di tempat kostnya wilayah Kuta, pelaku dan korban sempat berjualan pecel lele bersama. “Pelaku ngikut korban jualan,” ujarnya.
Atas perbuatan nekatnya pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Kami harapkan selalu waspada, saat himpitan ekonomi seperti sekarang orang bisa berbuat nekat,” katanya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5037 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3422 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2158 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 872 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan