Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pol Air Pelototi Selat Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gencarnya serangan balas dendam yang dilakukan teroris juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri dari aparat keamanan di Bali. Agar teroris tersebut tidak sampai menyeberang ke Bali, Polisi Perairan (Polair) Gilimanuk juga mengetatkan pengawasan dengan melakukan patroli di Selat Bali.
Selain polisi yang sibuk berjaga di daratan, Polair Gilimanuk juga tidak mau kecolongan untuk mengantisipasi masuknya teroris ke Bali. Senin (27/9), Polair Gilimanuk melakukan aptroli di Selat Bali. Setiap perahu nelayan yang ditemukan langsung didekati dan diperiksa isinya serta mencatat identitas orang yang ada di atasnya.
Perahu itu kita periksa, siapa tahu ada yang membawa bom ikan atau barang ilegal. Juga untuk memeriksa siapa tahu membawa pendatang tanpa identitas, pelaku kejahatan atau teroris yang berusaha masuk Bali, ujar Kasat Polair Gilimanuk, Iptu Ketut Budi usai patroli Senin (27/9).
Dalam patroli tersebut, Polair juga melarang nelayan untuk menangkap ikan di jalur penyeberangan karena sangat membahayakan.Wilayah yang masuk jalur pelayaran kapal Ferry, tidak diperbolehkan mencari ikan karena menganggu pelayaran kapal dan membahayakan perahu nelayan itu sendiri karena bisa tertabrak, jelas Budi.
Budi juga menegaskan fokus pengamanan Polairud terletak pada empat obyek vital yang ada di Gilimanuk yakni, PLTG, Pelabuhan, Kabel PLN Jawa Bali dan dermaga pendaratan BBM PLTG karena jika keempat obyek tersebut diganggu pelaku kejahatan atau teroris, dampaknya sangat luas.Kami juga mengawasi jalur-jalur tikus di sepanjang pantai yang diduga dijadikan pintu masuk pendatang ilegal, penyelundupan hewan atau barang terlarang, tambahnya.
Budi juga mengaku secara rutin melakukan patroli, baik siang maupun malam dengan waktu yang tidak ditentukan.Jika kami temukan ada perahu yang mendarat atau yang berangkat, kita dekati dan periksa isi dan identitas orang yang diangkut, terangnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6012 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan