Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Polisi Belum Temukan Bukti
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Fenomena SMS (Short Massegge System) "pencabut nyawa" atau kerap dipanggil jemaat setan, terus diselidiki apara kepolisian di Gianyar. Namun hingga kini polisi belum menemukan bukti keterkaitan antara pengaruh SMS terhadap korban. Hingga hari ini pihak kepolisian Gianyar terus melakukan penyelidikan SMS yang kerap muncul dengan menggunakan nomor 0866. Dan sampai saat ini, belum ditemukan bukti apakah memang benar korban terkena fibrasi buruk SMS tersebut hingga membuat pingsan.
Kasus SMS yang tengah diselidiki adalah Kasus Siswa Nova Ariawan asal Banjar Bitera, Petemon, Tampaksiring, yang pingsan lantaran membaca SMS jemaat setan, serta kasus yang menimpa I Ketut Suarjana asal Banjar Belah Pane Kelod, Sidan, Gianyar. yang juga pingsan ketika membaca SMS bertuliskan ”Gue Ingin Kenalan”. Terkait kasus ini, Polda Bali telah mengirimkan surat perintah untuk masing-masing Kapolres di daerah membuat laporan kronologis kejadian yang mencuat sekarang ini.
Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnata membenarkan kalau dirinya sudah mendapatkan perintah dari atasannya untuk membuat laporan kronologis kejadian SMS yang menelan korban. "Kami belum menemukan bukti kongkrit terkait masalah ini, dan kami curiga kalau yang buka SMS tersebut sedang enggak enak badan alias sakit, atau mengalami sakit jantung, " ujarnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan